JAKARTA: Harga waran II PT Smartfren Telecom Tbk kembali meroket setelah suspensi perdagangannya dilepas otoritas bursa pada awal sesi II.
Data perdagangan menunjukkan harga waran seri kedua itu sudah meningkat 40% atau Rp160 ke Rp560 pada pantauan terakhir 15.14 hari ini, 17 Februari.
Di sisi lain, harga saham emiten yang berkode FREN itu justru turun Rp75 dari posisi kemarin Rp300 ke Rp225 sore ini. Harga saham itu membentuk kapitalisasi pasarnya Rp1,48 triliun.
Waran II Smartfren disuspen Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I hari ini akibat peningkatan harga dari harga sahamnya kemarin.
"Waran II Smartfren sempat mencapai Rp600 dan ditutup pada Rp400, di mana harga tersebut lebih besar dari saham Smartfren sebesar Rp300 pada sesi II 16 Februari," ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam pengumuman hari ini.
Dia mengatakan suspensi perdagangan waran II Smartfren diberlakukan di pasar reguler dan pasar tunai pada sesi I selama satu sesi perdagangan.
Kemarin, saham Smartfren yang berkode FREN turun 25% atau Rp100 ke Rp300 dengan nilai transaksi sebesar Rp2,19 miliar.
Perusahaan yang dulunya bernama PT Mobile-8 Telecom Tbk tersebut baru saja mendapatkan persetujuan aksi reverse stock yang akan diikuti dengan rights issue.
Data Bloomberg menunjukkan perseroan mulai menggunakan harga saham baru hasil reverse stock Rp1.000 pada 15 Februari, dan turun sebesar 70% ke Rp300 kemarin.
Namun, data Bursa Efek Indonesia menunjukkan penurunan harga saham FREN itu hanya terjadi ke Rp300 dari posisi sebelumnya Rp400, sehingga penurunan hanya terjadi Rp100 atau 25%. (ea)
Showing 1 - 1 of 1 comments