Bisnis Indonesia - Bisnis.com


Wall Street sumringah, indeks S&P naik 1,1%

Large_px103_0a64_9

Berita Terkait

NEW YORK: Bursa berjangka Amerika Serikat bergairah ditopang penurunan klaim tunjangan pengangguran dan menguatnya sektor manufaktur di New York.

Kontrak indeks Standard & Poor's 500 yang berlaku hingga Maret naik 1,1% ke posisi 1.219,60. Kontrak indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 117 poin (1%) jadi 11.879.

"Data hari ini sangat penting. Warga Amerika lebih tahu dari yang lainnya bahwa kepercayaan merupakan mesin pertumbuhan," ujar John Plassard, direktur pada Louis Capital Markets di Jenewa.

Indeks S&P 500 pada Rabu terkoreksi 1,1% dipicu ketegangan di zona euro akibat kekhawatiran wilayah itu tidak dapat mengatasi krisis utang.

Spanyol menjual obligasi bernilai 6 miliar euro (US$7,8 miliar) yang akan jatuh tempo pada 2016, 2020, dan 2021, hampir dua kali lipat dari target 3,5 miliar euro.

Harga saham FedEx Corp naik 4,2% setelah mencatat pendapatan yang lebih tinggi dari estimasi analis. Harga saham Citigroup Inc dan JPMorgan Chase & Co naik lebih dari 2,2% setelah Spanyol melelang surat utangnya.

Harga saham Novellus Systems Inc melonjak 24% setelah Lam Research Corp setuju untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. (tw)
 

Discuss: Wall Street sumringah, indeks S&P naik 1,1%

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area