TOKYO: Nilai tukar euro melemah terhadap dolar AS sebelum pemimpin Uni Eropa (UE) bertemu di Brussels untuk membahas krisis utang di wilayah itu.
Yen menguat untuk hari ketiga terhadap mata uang bersama zona euro, sementara Italia siap menjual obligasi setelah peringkat utang negara itu diturunkan oleh Fitch Ratings.
Permintaan euro didukung di tengah spekulasi Yunani dan kreditur sektor swasta akan menyetujui perjanjian rencana debt swap pekan ini. Dolar Australia dan Selandia Baru mengalami depresiasi seiring perlemahan saham di Asia.
"Meski dengan resolusi, ada cukup obat yang harus ditelan Eropa," ujar Gavin Stacey, chief interest-rate strategist pada at Barclays Capital di Sydney.
Nilai tukar euro turun 0,3% menjadi US$1,3185 pada pukul 11:52 waktu Tokyo dari US$1,3220 pada 27 Januari di New York. Euro menguat 2,2% terhadap dolar AS pekan lalu. Euro melemah 0,2% menjadi 101,15 yen.
Indeks MSCI Asia Pacific terkoreksi 0,4%, lebih kecil dari perlemahan 1,9% pekan lalu. (tw)
Showing 0 - 0 of 0 comments