JAKARTA: Dahlan Iskan merasa dilema dalam mengemban tugasnya selaku Menteri BUMN. Di satu sisi dia dituntut untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan pelat merah, tapi di sisi lain khawatir akan dampak negatifnya terhadap masyarakat dan swasta.
“Ada teori yang menyebutkan bahwa tidak seharusnya negara berbisnis, seharusnya swasta dan rakyat yang berusaha. Kalau negara berbisnis, pasti rakyatnya kalah. Di suatu pihak ada teori seperti itu, di lain pihak saya dapat tugas untuk membesarkan perusahaan-perusahaan negara,” ujar dia dalam acara Mandiri Economic Forum, hari ini.
Namun Dahlan berfikir, jika gerakan swastanisasi BUMN berhasil sekitar 20-25 tahun lalu, dan seluruh BUMN jadi perusahaan swasta, maka perekonomian Indonesia tidak akan melesat seperti sekarang.
Terlebih di tengah kondisi krisis kawasan Eropa dan Amerika Serikat saat ini, tanpa ada BUMN-BUMN bank, maka tidak mungkin nilai tukar bisa dikendalikan dan Rupiah bisa bertahan pada level yang kuat.
“Kita tidak boleh lupa bahwa prinsipnya negara sebaiknya tidak berbisnis, tapi rakyat yang berbisnis. Namun dalam kondisi-kondisi tertentu negara perlu turun tangan. Sekarang terbukti,” tuturnya.
Untuk itu, Dahlan sempat berandai-andai apakah negara dan swasta perlu bersaing untuk membesarkan perusahaannya masing-masing.
“Saya dilema karena saya punya rencana- rencana besar membesarkan BUMN, tapi berfikir ini akan mengalahkan swasta atau tidak, merusak iklim usaha atau tidak, dan lain-lain.”
Pada kesempatan tersebut, Dahlan mengaku memiliki sejumlah rencana besar untuk mendorong peran BUMN dalam mengelola perekonomian nasional. Terutama mengembangkan BUMN-BUMN dalam pengembangan infrastruktur properti, pelabuhan, dan pangan.(api)
BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:
- Hewlett-Packard Said To Consider Cutting Up To 25,000 Jobs
- BURSA JEPANG Merosot Terseret Pemangkasan Rating Bank Spanyol
- FINAL LIGA CHAMPIONS, 19 MEI: Inilah Kemungkinan Susunan Pemain Munich Vs Chelsea
- TRAGEDI SUKHOI: Ke Lokasi, SAR Rusia Musti Dikawal Kopassus
- HARGA EMAS Di Bursa Hong Kong Naik 1,93 Sen Dolar/Gram
MORE ARTICLES:
- RAKUTEN Leads US$100 Million Investment In Pinterest
- SUKHOI CRASH: Rescue Coordinator Confirms No Survivors
- MANCHESTER CITY & TEVEZ Apologizes For The RIP Fergie Poster
- JAKARTA POLICE: Lady Gaga Promotor Has Not Yet Asked For Permission
- Obama Puts International Spotlight On Camp David
Showing 1 - 4 of 4 comments