JAKARTA: Indonesia berpeluang mengisi kebutuhan tenaga paramedis ke Uni Emirat Arab yang tengah intensif mengembangkan pelayanan rumah sakit di berbagai kotanya.
Sebanyak 34 tenaga perawat saat ini sedang dalam proses pengiriman ke Dubai, salah satu kota utamanya untuk ditempatkan di Belhoul Speciality Hospital.
Konsul Jenderal RI untuk Dubai Mansyur Pangeran mengatakan tenaga perawat yang dikirim itu terdiri dari tujuh perawat kebidanan, lima perawat unit perawatan intensif , tujuh perawat unit pasien rawat inap, sembilan perawat untuk klinik pasien rawat jalan, serta enam perawat untuk home care unit.
“Kemungkinan akan lebih banyak lagi tenaga perawat Indonesia yang akan dipekerjakan di Uni Emirat Arab,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman situs resmi Kementerian Luar Negeri, hari ini.
Mansyur mendapatkan gambaran soal peluang untuk mengirim lebih banyak lagi tenaga paramedis ke negara itu setelah bertemu dengan Chairman Belhoul Group Juma Khalfan Belhoul.
Hal itu, lanjutnya, sejalan dengan komitmen KJRI Dubai untuk meningkatkan penempatan tenaga kerja formal, terlatih dan profesional di negara tersebut.
Menurut dia, melalui penempatan dengan Belhoul Group saja akan banyak tenaga paramedis yang bisa di dikirim ke UEA karena kelompok usaha jaringan rumah sakit itu tengah gencar membangun rumah sakit baru di sejumlah lokasi.
Belhoul Lifecare berencana membuka cabang baru rumah sakit Belhoul di kawasan Jebel Ali Free Zone, Dubai dengan target beroperasi pada Maret 2012.
Dalam hal ini, ungkap Mansyur, rumah sakit baru tersebut membutuhkan ratusan tenaga medis, staf dan tenaga perawat yang sebagian kebutuhan tenaga medis tersebut direncanakan akan didatangkan dari Indonesia.
Dia menuturkan Belhoul Lifecare saat ini memiliki 2 cabang rumah sakit di Dubai, yaitu Belhoul European Hospital dengan mempekerjakan 80 staf dan Belhoul Speciality Hospital yang mempekerjakan 450 staf.
Sejauh ini, tenaga perawat yang dipekerjakan oleh Belhoul Speciality Hospital didominasi oleh tenaga perawat asal India dan Filipina.
"Pengiriman yang 34 perawat ini untuk pertama kali perawat asal Indonesia akan dipekerjakan oleh Belhoul. Kepercayaan Belhoul Group ini merupakan salah satu indikator semakin diperhitungkannya kualitas tenaga profesional Indonesia," katanya lagi.(api)

Showing 1 - 1 of 1 comments