BALIKPAPAN: Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak masih berharap adanya kerja sama antar provinsi, khususnya Kalteng, dalam membangun rel kereta api yang akan digunakan untuk angkutan batu bara hasil kerja sama dengan Rusian Railways.
Awang mengatakan kerja sama antar provinsi sangat dibutuhkan di era pembangunan sekarang untuk dapat memanfaatkan keunggulan komparatif masing-masing provinsi.
“Kaltim akan kerja sama dengan Sulawesi untuk Maloy. Saya pikir karena ada batu bara di Kalteng yang kualitasnya bagus, mau tidak mau pasti akan ada kerja sama itu,” ujarnya hari ini 17 Februari 2012.
Lokasi batu bara yang semakin jauh dari perairan menjadikan jalur transportasi yang cepat dan murah dibutuhkan dalam proses pengangkutannya. Salah satu alternatif sarana transportasi yang bisa mengakomodir hal tersebut adalah kereta api karena dalam perjalanannya tidak ada hambatan yang berarti seperti macet dan lain sebagainya.
Pembangunan rel kereta api di Kaltim dengan investor Rusian Railways telah di sepakati melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding/ MoU) beberapa waktu lalu. Dengan nilai investasi mencapai US$1,8 miliar, pembangunan tersebut ditargetkan bisa dimulai pada 2013.
Namun, Gubernur Kalteng Teras Narang menolak adanya kerja sam tersebut karena sudah melakukan proses tersendiri dalam membangun KA di Kalteng. Bahkan pihaknya sudah melakukan seleksi terhadap calon investor yang akan mengerjakan pembangunan rel tersebut. (faa)
Discuss: TRANS KALIMANTAN: Kaltim masih menyimpan asa dengan Kalteng
DISCLAIMER:
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
* Redaksi
Most Read
HIPMI MAKASSAR bangun 1.660 rumah sangat sederhana!
MAKASSAR: Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Makassar akan membangun 1.600 rumah sangat sederhana sehat yang berlokasi di Kecamatan Barombong awal April 2012. Ketua VI Bidang Konstruksi dan Properti Hipmi Makassar Andi Fadly Dharwis mengatakan rumah sangat sederhana sehat (RSSH) tersebut nantinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap.

Showing 0 - 0 of 0 comments