JAKARTA: Pemerintah meminta Toyota Motor Corporation, Jepang untuk mengekspor sedikitnya 30% produknya yang diproduksi di Indonesia.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan petinggi Toyota besok bertemu dengan pemerintah untuk membicarakan investasi senilai US$500 juta.
“Besok, orang nomor dua di Toyota akan datang menemui saya dan Menteri Perindustrian untuk menggagas investasi yang cukup besar. Bukan untuk kepentingan domestik saja tetapi juga ekspor,” ujar Gita yang saat ini merangkap sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Dia menuturkan hal itu di sela-sela acara Jakarta Food Security Summit yang berlangsung pada 7-10 Februari 2012.
Gita mengatakan Toyota berminat melakukan investasi tersebut di Jawa, sedangkan itu pemerintah berkeinginan untuk di pulau lain.
“Penjualan mobil tahun lalu sekitar 800.000 unit, ke depannya mungkin di atas 1 juta unit sehingga memerlukan manufaktur berkapasitas besar. Tapi, jangan dilihat untuk pasar domestik saja, lihat kepentingan kita untuk memasarkan manufaktur ke pasar baru,” katanya.
Gita mengharapkan investasi Toyota juga akan berpengaruh ke industri pendukung otomotif lainnya.
Di tempat yang sama, Menteri Perindustrian M. S. Hidayat mengatakan pemerintah meminta agar Indonesia menjadi basis ekspor produk Toyota.
“Toyota menginvestasikan sekitar US$500 juta, dan bisa jadi basis ekspor. dengan 30% dari produksi akan diekspor,” papar Hidayat.
Berdasarkan catatan Bisnis, pada tahun ini Toyota menambah lagi kapasitas produksinya di Indonesia menjadi 230.000 unit per tahun.
Pada tahun lalu pabrikan asal Jepang itu menambah kapasitas pabrik di Indonesia dari semula 110.000 unit per tahun menjadi 180.000 unit per tahun.
Presdir PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan penambahan kapasitas produksi di Indonesia dilakukan sejalan dengan strategi prinsipal untuk memperkuat basis di Asia Pasifik.
“Selain China dan India, Toyota juga melihat pasar otomotif di negara Asia Pasifik masih akan tumbuh pesat,” jelasnya.
Toyota Indonesia untuk pertama kalinya menduduki posisi keempat penjualan Toyota global dengan membukukan penjualan 310.674 pada tahun lalu.
Pencapaian tersebut juga berhasil melampaui penjualan Toyota di Thailand, negara yang selama ini dikenal sebagai raja otomotif di Asean.
Adapun peringkat pertama penjualan Toyota adalah di Amerika Serikat dengan penjualan sebanyak 1,63 juta unit, Jepang sebanyak 1,29 juta unit, dan China yakni 883.431 unit. Toyota Thailand berhasil membukukan penjualan sebanyak 290.061 unit. (bas)

Showing 0 - 0 of 0 comments