Bisnis Indonesia - Bisnis.com


TATA NIAGA ROTAN: Pasokan ke industri hilir belum lancar

Large_rotan

Berita Terkait

MAMUJU, SULAWESI BARAT: Revitalisasi industri produk jadi rotan diklaim masih terkendala masalah rantai pasokan bahan baku.

Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) Hatta Sinatra mengklaim industri mebel dan kerajinan rotan di Jawa sempat kesulitan memenuhi kebutuhan bahan baku dalam sebulan pertama implementasi larangan ekspor rotan asalan.

Dia mengatakan permasalahan bahan baku tersebut menyebabkan beberapa produsen terpaksa menunda pengiriman produk jadi rotan ke dalam negeri.

“Contohnya perusahaan saya, jadi terpaksa terkena shipment delay hanya karena kekurangan 12 kursi,” paparnya, Selasa (231/02).

Hatta mengungkapkan kendala teknis tersebut sebagian besar disebabkan oleh permasalahan teknis karena penyesuaian para pedagang dan produsen rotan asalan pada kewajiban verifikasi perdagangan antar pulau yang baru diterapkan tahun ini.

Pengusaha bahan baku rotan asal Sulawesi Barat, Alibas, mengatakan produsen rotan setengah jadi sampai saat ini masih menemui berbagai hambatan dalam memasarkan produknya ke industri di dalam negeri.

Dia mengklaim produsen produk jadi rotan Indonesia hanya membeli rotan jenis dan ukuran tertentu dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pembeli dari luar negeri.

“Pembayarannya juga sampai 1—2 bulan, kalau dari luar negeri langsung dibayar saat itu juga,” kata Alibas.

Pernyataan berbeda disampaikan oleh pemilik sentra produksi rotan asalan PT Sinar Beruberu, Saodah, yang mengatakan saat ini justru kesulitan memenuhi permintaan bahan baku para produsen produk jadi rotan di Jawa.

“Tidak ada sisanya, kecil besar semua jenis bisa dijual. Kami malah kesulitan memenuhi,” kata Saodah.

Butuh waktu
Menteri Perindustrian M. S. Hidayat mengatakan produsen bahan baku dan produk jadi rotan memang membutuhkan waktu penyesuaian terhadap mekanisme perdagangan rotan yang baru.

Namun, dia menegaskan kewajiban verifikasi perdagangan antar pulau dan ekspor ditetapkan untuk memastikan alur pasokan rotan dari bahan mentah hingga menjadi produk jadi.

Hidayat mengatakan telah meminta PT Sucofindo sebagai surveyor untuk menekan waktu verifikasi sesingkat mungkin agar tidak menghambat pasokan rotan bagi industri dalam negeri ataupun kinerja ekspor produk jadi rotan.

Menperin juga menyarankan agar produsen produk jadi rotan dan produsen rotan asalan menyusun nota kesepahaman mengenai harga dan kepastian pasokan.

“Itu adalah masalah business to business. Kalau penjual memasang harga di atas harga pasar pasti sulit terserap. Saya sarankan segera buat MoU agar tercapai kesepakatan,” kata Hidayat. (Bsi)

Discuss: TATA NIAGA ROTAN: Pasokan ke industri hilir belum lancar

Showing 1 - 2 of 2 comments

  • 315874c5f7a60aa9b79a1f41bf5a959b.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    zakaria

    Selasa, 21 Februari 2012 | 22:00 WIB

    KAMI DI DAERAH PUN SDH KOLAP BOSS.

  • 315874c5f7a60aa9b79a1f41bf5a959b.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    arifin

    Selasa, 21 Februari 2012 | 21:22 WIB

    Kasihan kau, Alibas. Kayak tidak paham saja, capek teriak juga tidak ada yang peduli,

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area