Bisnis Indonesia - Bisnis.com


SURAT UTANG: Harga obligasi negara belum tersentuh sentimen positif global

Large_sx024_0d1d_9

Berita Terkait

JAKARTA: Sentimen positif dari pasar global belum mampu mengangkat harga obligasi negara pada perdagangan siang ini.

Sekretaris Perusahaan PT Penilai Harga Efek Indonesia Tumpal Sihombing melapokan kondisi mixed pada kurva yield IBPA-IGSYC masih dirasakan pasar obligasi hingga siang ini.

"Kenaikan yield masih mendominasi sebagian besar tenor terutama tenor pendek dan tenor panjang," katanya dalam rilis, siang ini 17 Februari 2012.

Dia menjelaskan rata-rata yield pada tenor pendek (1-4 tahun) naik sebanyak 6,9 basis poin dan teno panjang (8-30 tahun) naik 1,4 basis poin. "Sementara rata-rata yield di tenor menengah [5-7 tahun] tertekan turun sebanyak 3,7 basis poin," jelasnya.

Sejalan dengan itu, terangnya, harga SUN seri acuan bergerak beragam yang mana kenaikan harga tertinggi terjadi pada seri FR0060 sebanyak 15,bps ke level 107,73. "Kenaikan harga yang terlihat tipis terjadi pada seri FR0058 sementara dua seri lainnya tercatat turun," terangnya.

Indeks harga SUN ditutup turun 0,19 poin atau 0,13% pada level 138,77 sedangkan indeks total retun turun 0,19 poin atau 0,11% ke level 172,19. Penurunan kedua indeks tersebut membuat indeks effective yield naik 0,32% ke level 5,6%.

Tumpal memaparkan sentimen positif pasar global siang ini berasal dari berita soal bailout kedua Yunani yang diharapkan segera terealisir. Sementara dari Amerika Serikat, data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah pengajuan klaim pengangguran AS pada pekan lalu menurun lebih besar dari prediksi. (faa)

Discuss: SURAT UTANG: Harga obligasi negara belum tersentuh sentimen positif global

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area