JAKARTA: Untuk menarik pelajar studi di Jepang, Pandan College Indonesia menyelenggarakan Japan Education Fair in Indonesia (JEFI) 2012 di Sari Pan Pacific Hotel, 26 Februari.
Pameran yang akan dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim tersebut, akan diikuti oleh 10 lembaga pendidikan ternama di Jepang.
Richard Y. Susilo, Komisaris Pandan College, mengatakan peserta JEFI ke-8 ini adalah Kobe International University, Iwatani College of Business Japanese Language School, Osaka Minami Japanese Language School, Kyushu Eisu Gakkan International Language Academy, The Yamasa Institute, NILS, Trident College of Language and Hotel Japanese Departement, JET Academy, Tokyo Riverside School, dan Aiwa Language School Japanese Course.
"Saat ini masih sedikit mahasiswa Indonesia yang belajar di Jepang. Dari total 90.000 mahasiswa asing yang belajar di Negara Sakura itu, hanya 2.000 orang yang berasal dari Indonesia," ujar Richard hari ini di Jakarta.
Sedikitnya mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Jepang, a.l. karena biayanya mahal, juga mengharuskan calon pelajar menguasai Bahasa Jepang hingga level tertinggi (minimal level 2). Biaya pendidikan mencapai 1 juta yen setiap semesternya.
"Namun, belajar di Jepang merupakan salah satu upaya rasional untuk melakukan alih teknologi yang dimiliki mereka. Apalagi jaminan bekerja di berbagai perusahaan milik Jepang sudah ditangan," ungkapnya.
Bila ingin sekolah di Jepang, lanjutnya, harus disiplin dan perjuangan. "Lulusan berbagai universitas atau sekolah tinggi di Jepang, selama ini dipastikan mampu bekerja dengan baik di berbagai perusahaan, sesuai dengan bakat dan kemampuannya," ujarnya.
Saat ini, katanya, berbagai disiplin ilmu di Jepang sangat diminati mahasiswa asing. Paling populer adalah teknik, animasi, seni, fashion, dan teknik foto digital.
Dia menuturkan Pandan College Indonesia sejak 20 tahun terakhir sudah menjembatani pemerintah Jepang dalam memberi informasi, dan penyuluhan terkait calon mahasiswa dan tenaga kerja dari Indonesia ke Jepang.
Pada JEFI 2010, katanya, tercatat ada 50 orang yang mendaftar belajar ke Jepang. Pada pameran tersebut, tersedia beasiswa dalam jumlah tertentu dari masing-masing perguruan tinggi peserta JEFI.
"Tahun ini kami harapkan ada 50 orang lagi pelajar Indonesia yang melanjutkan kuliah di Jepang," tambahnya.
Menurut dia, terkait dengan minat sekolah di Jepang makin tinggi, karena itu ke depannya akan diadakan pameran pendidikan tinggi Jepang di berbagai kota di Indonesia. Misalnya di Medan, Yogyakarta, Makassar, Bandung dan Surabaya. (sut)
Showing 0 - 0 of 0 comments