Bisnis Indonesia - Bisnis.com


ROTARY CLUB: Ikut bina usaha mikro, kecil dan menengah

Large_rotary_club

Berita Terkait

JAKARTA: Kepedulian para pengurus dan anggota Rotary Menteng terhadap pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  sudah berlangsung belasan tahun dan masih berlanjut hingga sekarang.

"Rotary Club Jakarta Menteng misalnya, sudah eksis 30 tahun, jadi pembinaan UMKM sudah kami lakukan sedikitnya selama itu baik secara pribadi maupun organisasi," kata Hartono Salim, Ketua Rotary Jakarta Menteng, hari ini (23/02).

Berbicara usai merayakan ulang tahun Rotary Internasional ke 107 di London School of Public Relations (LSPR), organisasi yang beranggotakan para CEO dan pemilik bisnis ini kerap melakukan kegiatan mentoring, coaching dan jenis pembinaan lainnya secara individual maupun secara bersama.

Bimbingan langsung dari Rotaryan (anggota), kata Hartono, karena organisasinya memiliki misi kemanusian yang kuat untuk pengentasan kemiskinan dan  penciptaan lapangan kerja.

"Di Indonesia ada 3.400 anggota Rotary dan Kami fokus dalam melakukan pelayanan pada masyarakat sehingga setiap anggota yang bertugas sebagai duta Rotary banyak melakukan bimbingan UMKM terutama di lingkungannya sendiri.

Merayakan ulang tahun kali ini pihaknya  melakukan pelayanan vokasional dengan mengunjungi LSPR, memberikan motivasi pada dunia pendidikan sehingga mereka profesional dan fokus untuk membangun bisnis.

Selain entrepreneurship program lainnya yang menonjol adalah dalam hal membangun shelter (penampungan) bagi korban bencana alam.

"Sedikitnya 20.000 tenda sudah kami bagikan dalam 6 tahun terakhir mulai dari bencana tsunami Aceh, gempa Jogja hingga bencana alam lainnya," kata Hartono. (ra)

Discuss: ROTARY CLUB: Ikut bina usaha mikro, kecil dan menengah

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area