Bisnis Indonesia - Bisnis.com


RIP WHITNEY HOUSTON: Penyebab kematiannya masih misterius

Large_whitney-houston2

Berita Terkait

LOS ANGELS: Diva musik pop dunia, Whitney Houston meninggal dunia pada usia 48 tahun.

Kepala Kepolisian Berverly Hills Mark Rosen menyatakan penyanyi pencetak album platinum itu meninggal di kamarnya yang terletak di lantai lima di Berverly Hilton. Tubuhnya tergeletak di lantai hotel. Saat ini detektif di Beverley Hills sedang menginvestigasi kematiannya.

Juru bicara HOuston Kristen Foster menyatakan kematian pelantun tembang I will always love you, yang juga dijadikan soundtrack film yang dibintanginya dengan aktor Kevin Costnar itu, tidak diketahui dengan pasti.

Kematian Houston bertepatan dengan sehari sebelum acara musik bergengsi dunia, Grammy Awards. Produser musik Quincy Jones menyatakan secara tertulis bahwa dirinya sangat terpukul dengan kematian penyanyi yang beberapa kali albumnya meraih platinum itu.

"Saya selalu menyesalkan tidak memiliki kesempatan untuk bekerja bareng dengannya. Whitney merupakan penyanyi yang sangat original dan memiliki talenta yang tidak tertangginya. Saya teramat sangat kehilangan dirinya," ujar Jones.

Pada masa kejayaannya, Houston merupakan salah satu penyanyi kenamaan di industri musik. Namanya sangat moncer pada pertenganan 1980an hingga 1990an.

Dia merupakan salah satu penyanyi mahal dan sangat laku. Gaya khas Houston adalah sangat menghargai penontonnya dengan tulus. Warna vokalnya yang sangat jernih dan kuat, membuat lagu yang dinyanyikannya selalu mendapatkan tempat di hati para penggemarnya.

Kesuksesan di dunia tarik suara, diikuti dengan suksesnya dia dilayar lebar. Debutnya di layar lebar menghasilkan film kategori Box Office yakni The Bodyguard, dan Waiting to Exhale. (Bloomberg/DLE/API)

Discuss: RIP WHITNEY HOUSTON: Penyebab kematiannya masih misterius

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area