JAKARTA: IHSG hari ini diproyeksikan bergerak menguat terbatas pada kisaran support-resistance 3.985-4.032 setelah kemarin berhasil menembus level psikologis 4.000, ungkap Panin Sekuritas.
Beberapa data makroekonomi dari Amerika Serikat akan menjadi perhatian investor. Kemarin, indeks ditutup menguat pada perdagangan kemarin didorong oleh tercapainya kesepakatan bailout yang mencegah Yunani terjerembab dalam gagal bayar pada Maret 2012.
Reliance Securities memprediksi indeks semakin terbatas pada level resistance 4.022. Indikator stochastic menunjukkan kondisi indeks yang sudah memasuki teritori overbought. DOID, ITMG, PGAS, TLKM, dan HRUM rawan melanjutkan koreksi.
Indeks harga saham gabungan kemarin ditutup tipis di atas minor resistance-nya (4.000). Sentimen positif datang dari persetujuan bailout atas Yunani dan keluarnya data laporan keuangan beberapa emiten yang menunjukkan hasil yang cukup baik.
e-Trading Securities memperkirakan indeks bergerak mixed pada kisaran 3.963-4.040. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan, a.l. TINS, MEDC, dan INCO.
Kemarin, indeks ditutup naik 22,69 poin (+0,57%) ke level 4.002,95 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,9 juta lot dan nilai transaksi Rp4,7 triliun.
Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan kemarin mengalami penguatan, kecuali sektor basic-ind, misc-ind, consumer, dan manufacture.
Sinarmas Sekuritas menduga indeks secara teknikal cenderung menguat terbatas pada kisaran 3.980-4.025. Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk day trading, BBRI, BJBR, INCO, dan TINS.
Minna Padi Investama memperkirakan indeks menguat terbatas dengan resistant pada level 4.040. Sentimen positif laporan kinerja emiten tahun 2011 akan mendorong akumulasi beli sejumlah saham unggulan. Beberapa saham yang layak diperhatikan, yaitu BBNI, BMRI, dan TLKM. (tw)

Showing 0 - 0 of 0 comments