JAKARTA: Glencore International Plc, penawar saham minoritas PT Bakrie & Brothers di Bumi Plc, kini mendapatkan pesaing baru untuk meraih perusahaan investasi yang berbasis di London itu.
Sunday Times kemarin, seperti dikutip dari situsnya, menyebutkan pesaing Glencore adalah salah satu grup konglomerasi di Indonesia yang berpengaruh.
Harian yang berbasis di London itu juga menginformasikan grup asal Indonesia itu dapat mencaplok mayoritas saham Bakrie di Bumi Plc, dan memberikan pinjaman guna menalangi utangnya.
Grup tersebut, masih dari informasi yang tak disebutkan sumbernya itu, juga bisa mengambil portofolio Bakrie selain Bumi Plc sebagai kompensasi dana talangannya.
Glencore, raksasa komoditas global yang terdaftar di Bursa Efek London, awal bulan ini dikabarkan berminat membeli minoritas saham Bakrie di Bumi Plc.
Bakrie menguasai 47% saham Bumi Plc yang didirikan ahli keuangan Nathaniel Rothschild. Bumi Plc mengendalikan raksasa batu bara nasional PT Bumi Resources Tbk dan PT Berau Energy Tbk.
Gagal bayar
Satu sumber menyebut Bakrie harus menjual sebagian sahamnya di Bumi Plc karena melanggar perjanjian utang US$1,35 miliar dengan sejumlah kreditor, di antaranya Credit Suisse Group AG.
“Kreditur dan Bakrie sekarang sedang menegosiasikan beberapa opsi penyelesaian utang, termasuk kombinasi refinancing, penjualan aset, dan perpanjangan tenor," kata sumber tersebut.
Konsekuensinya, Bakrie sekarang dalam keadaan gagal bayar. Manajemen Bakrie membantah hal ini, dan mengatakan manajemen melakukan restrukturisasi utang senilai US$597 juta. (Bsi)
Showing 0 - 0 of 0 comments