LOS ANGELES: Sekitar 180 rumah di Beverly Hills, Los Angeles, kantong perumahan orang kaya dengan bintang-bintang Hollywood, diambil alih oleh pemberi pinjaman untuk segera dilelang.
Ini adalah kondisi hutang tertinggi sejak krisis keuangan pada 2008, ungkap analisis angka yang disusun oleh RealtyTrac, pengamat penyitaan nasional.
Setelah default yang bermula dari pinggiran kota Phoenix, Arizona, dan Tampa, Florida, harga real estat ikut terjun dan akar masalah di Beverly Hills.
Mayoritas pemilik rumah di situ menunggak utang lebih dari US$1 juta. Banyak yang melarikan diri bukan karena mereka tidak dapat membayar, tetapi karena mereka menilai akan bodoh untuk terus melakukannya.
"Ini keputusan bisnis, bukan untuk orang yang emosional itu untuk orang normal," kata Deborah Bremner, pemilik Grup Bremner di Coldwell Banker, yang mengkhususkan diri untuk kelas high-end properti di daerah Los Angeles. "Saya pergi ke pesta koktail dan semua orang berbicara tentang adalah apakah sekarang saatnya untuk pergi, meskipun mereka tidak akan pernah dikutip di dunia nyata."
Dia bilang di Beverly Hills telah berada dalam situasi default yang strategis, di mana pemilik yang masih mampu untuk melakukan pembayaran hipotek bulanan mereka memilih untuk tidak karena properti sekarang bernilai jauh lebih kecil dari pinjaman raksasa yang digunakan untuk membelinya selama gelembung perumahan. (Reuters/arh)

Showing 0 - 0 of 0 comments