JAKARTA: Waspadai bila rambut Anda mengalami kerontokan lebih dari 100 helai sehari. Bila dibiarkan saja dalam beberapa lama bisa menyebabkan kebotakan.
"Rambut adalah mahkota bagi setiap orang. Rambut yang rontok, kusam, mudah patah, dan tidak bercahaya merupakan indikasi bahwa tubuh mengalami masalah," kata dermatologist Farmanina Santoso, sore ini pada acara teknologi baru perawatan rambut Vorsatz dari Makarizo, di Jakarta.
Menurut dia, rambut rontok bisa terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat, atau karena hormonal, dan juga merupakan salah satu gejala pertama dari masalah di dalam tubuh.
Penyebab lain kerontokan rambut, katanya, adalah karena faktor genetik atau keturunan, over treatment atau over proses, produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut, dan karena efek dari pengobatan tertentu.
"Yang perlu diwaspadai adalah jika kerontokan terjadi berkepanjangan, dengan jumlah rambut yang rontok melebihi 100 helai per hari. Sehelai rambut dapat bertahan tumbuh 3-5 tahun di kulit kepala yang sehat," ungkapnya.
Pada satu pori kulit kepala, katanya, rata-rata akan terjadi proses generasi pertumbuhan rambut hingga sebanyak 20 kali. Rambut tumbuh dan bertambah panjang sekitar 12 mm dalam waktu satu bulan.
Sementara itu Martin Jimi, Direktur PT Akasha Wira International, Tbk, yang memproduksi Makarizo, menuturkan pihaknya menargetkan penjualan produk kesehatan rambut Vorsatz sebayak-banyaknya. "Setidaknya tiga kali lipat dari penjualan tahun lalu," ujarnya tanpa menyebutkan berapa besaran penjualannya pada 2011. (sut)
Showing 0 - 0 of 0 comments