Bisnis Indonesia - Bisnis.com


PROYEK JATILUHUR: 14 Perusahaan Jepang berminat ikut lelang

Large_img_8310

Berita Terkait

JAKARTA: Sedikitnya 14 perusahaan Jepang berminat investasi di proyek pembangunan Proyek Pipanisasi Air Minum Jatiluhur – Jakarta senilai Rp4 triliun, menyusul rencana pemerintah melelang proyek  dengan konsep Kerjasama Pemerintah Swasta itu tahun ini.

Beberapa perusahaan tersebut diantaranya Yamatake Corp, Hitachi Ltd, Mitsubishi Corp, Tokyo Suido Services Corporation, dan Toyota Tsusho Corporation

Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian Pekerjaan Umum Rachmat Karnadi mengatakan perusahaan-perusahaan asal Jepang itu berniat mempelajari terlebih dahulu kondisi proyek dan mengunjungi Jatiluhur sebelum lelang dibuka perusahaan.

Umumnya, katanya, perusahaan yang berminat adalah yang memiliki pengalaman dan pengelolaan air atau yang umumnya sudah berinvestasi di Indonesia dan berpartner dengan perusahaan lokal.

Meski tertarik, namun katanya mereka belum memastikan apakah perusahaan-perusahaan tersebut akan mendaftarkan sebagai peserta lelang, karena proses pelaksanaan proyek masih dalam tahap studi kelayakan.

"Proyek ini sekarang masuk dalam tahap Feasibility Study yang rencanya selesai akhir Maret untuk kemudian dilanjutkan dengan pra kualifikasi di bulan Mei. Jika tidak mundur, akhir tahun akan dilakukan tender," ujar Rachmat, Selasa (21/02).

Rachmat mengatakan pemerintah juga tidak membatasi swasta yang akan ikutserta dalam lelang proyek itu. Asalkan, perusahaan telah memenuhi syarat seperti kemampuan finansial, pengalaman dan juga kemitraan dengan perusahaan lokal.
 

Tinjau lokasi
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang Tokiwa berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi Kementerian PU maupun para pengusaha Jepang terkait dengan investasi KPS Proyek Air Minum Jatiluhur.

Tokiwa juga belum memaparkan tindak lanjut dari pertemuan tersebut, namun rencananya 14 perusahaan tersebut akan mengunjungi Bendungan Jatiluhur dan meninjau Instalasi Pengolahan Air Minum di Bekasi.

Rachmat Karnadi menjelaskan mega proyek Jatiluhur senilai Rp4 triliun akan air dari Bendungan Jatiluhur Jawa Barat sampai ke Jakarta melalui sistem perpipaan sepanjang 78 kilometer, dengan kapasitas air sebanyak 5.000 liter perdetik.

Air minum yang dialirkan ini nantinya akan digunakan sebagai sumber air baku untuk PDAM Kab. Karawang, PDAM Kab. Bekasi, PDAM Tirta Patriot Bekasi, AETRA dan juga PALYJA.

Rachmat Karnadi menambahkan, terkait dengan besarnya nilai proyek, pemerintah akan memberi jaminan terhadap kelangsungan proyek ini dan juga government support. Sementara aturan untuk hal tersebut saat ini sedang dalam tahap pembahasan. (Bsi)

Discuss: PROYEK JATILUHUR: 14 Perusahaan Jepang berminat ikut lelang

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi

Most Read


Other area