JAKARTA: Indeks harga saham gabungan (IHSG) sampai dengan akhir tahun ini diprediksi tumbuh 15% dan akan berlabuh pada level 4.600 seiring dengan perkiraaan pertumbuhan laba emiten di bursa tahun ini.
Direktur Utama PT Panin Asset Management Winston Sual mengatakan estimasi IHSG tersebut berdasarkan tingkat likuiditas saat ini, rendahnya suku bunga, dan perkiraan kinerja emiten di pasar modal Indonesia.
“Dari sisi valuasi bursa kita masih berada pada level PE ratio 13,46 kali tahun ini. Kami perkirakan laba emiten secara berkesinambungan juga tetap bergerak naik sehingga memompa indek kita,” katanya dalam presentasi Capital Market Outlook 2012 di Jakarta, Selasa (21/02).
Berdasarkan data Bloomberg tahun lalu, PE ratio atau rasio harga saham terhadap laba perlembar saham emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia tercatat 18,13 kali masih di atas indeks bursa regional seperti Malaysia (Kuala Lumpur, 17,03 kali), Hong Kong (Hang Seng, 9,74 kali), dan China (Shanghai SE, 12,35 kali).
Saham-saham yang menjadi rekomendasi Panin Asset Management di antaranya perbankan mengingat tingkat penyaluran pinjaman yang berkesinambungan ditambah dengan tingkat kredit bermasalah yang rendah. Sektor lainnya adalah pertambangan batu bara dan saham barang konsumsi. (Bsi)

Showing 0 - 0 of 0 comments