MAKASSAR: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan memperluas pelayanannya di Sulawesi dan Maluku tahun depan karena masih kecilnya unit jaringan lembaga keuangan mikro binaan di wilayah itu dibandingkan dengan total nasional.
Kadiv Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM Arief Mulyadi mengatakan ekspansi di wilayah Sulawesi dan Maluku tersebut bertujuan untuk memperbesar jaringan mitra binaan lembaga keuangan mikro (LKM) di kawasan timur Indonesia.
"Unit kami di kawasan timur Indonesia masih kecil, jumlahnya baru sekitar 300 unit atau berkontribusi sekitar 20% dari total nasional," ujarnya saat mengikuti seminar bertajuk Outlook Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Timur di Makassar, hari ini
Menurutnya, PNM telah menyalurkan pembiayaan Rp236 miliar untuk wilayah KTI atau sekitar 10% dari total pembiayaan secara nasional.
Namun BUMN tersebut berharap pemerintah bisa menambah bantuan pembiayaan untuk mendukung rencana pembukaan unit layanan PNM di tiga kota di KTI yaitu Manado, Kendari dan Ambon tahun depan.
"Perluasan jaringan yang kami lakukan selama ini sepenuhnya menggunakan dana usaha komersial. Belum ada dana bantuan pemerintah. Kami berharap kami bisa mendapat suntikan dana untuk memperluas layanan kami di timur," ujarnya.
Meskipun kontribusi bantuan pemerintah masih rendah terhadap total nilai portofolio pembiayaan PNM, namun dia optimistis pembiayaan yang dapat diperoleh dari mitra komersial yang dibangun PNM akan berkelanjutan. (k15/tw)

Showing 0 - 0 of 0 comments