Meski tidak sempat melihat tari hula-hula dengan rok berumbai daun, setidaknya kekonsistenan Hawaii terhadap alam, khususnya keberadaan pohon kelapa, mampu mewujudkan gambaran tempat wisata terkenal dunia seperti yang ada di dalam benak.
Mendapat undangan dari Kementerian Perdagangan untuk berada di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada November lalu, menjadi awal kesempatan untuk merealisasikan apa yang selama ini dibayangkan tentang Hawaii. Meski, tujuan utama ke Honolulu untuk mengikuti Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).
Saat menapakkan kaki di bandara internasional Honolulu, aroma khas Hawaii sudah terasa. Jepit bunga kamboja, serta kalung khas Hawaii yang dikenakan panitia APEC langsung menyadarkan diri saya, sekarang ini sudah menginjakkan kaki di Hawaii.
Dengan suhu udara yang bersahabat, mengingat temperatur hanya bertengger di angka 24 derajat celcius, makin membuat nyaman saat berada di Honolulu, meski kota itu 'dikepung' oleh pantai yang biasanya berkonotasi dengan terik matahari.
Honolulu sendiri berada di salah satu kepulauan di Hawaii yang bernama O'ahu. Data yang diperoleh Bisnis dari majalah Hawaii Busineesss menjelaskan dari 1,36 juta penduduk di Hawaii, 953.207 orang di antaranya berada di O'ahu.
Dari total penduduk yang tinggal di Hawaii, hanya 10% penduduk asli Hawaii, sebagian besar yang tinggal di sini malah orang Asia yaitu sebanyak 38,6% di antaranya berasal dari Filipina, Jepang, China, dan Korea Selatan.
Maklum, meski menjadi salah satu negara bagian Amerika Serikat, kepulauan Hawaii berada di Samudera Pasifik, dan relatif dekat dengan negara-negara Asia seperti Filipina.
Jalan aspal terbentang lapang dan mulus saat dilalui mobil yang mengantarkan kami dari bandara ke tempat penginapan. Saat menghirup udara, begitu ke luar dari mobil, terasa begitu segar. Membuktikan bahwa memang Hawaii sebagai tempat yang dianugerahi langit biru, lautan yang indah, serta udara yang bersih.
Ombak yang indah
Gedung bertingkat, terutama hotel, berjejer mengambil tempat berada dekat dengan tepi pantai Waikiki. Pantai ini memiliki ombak yang sangat disukai para peselancar.
Satu hal yang tidak pernah tertinggal selama berada di Honolulu, yaitu tidak ada satu pun sudut tempat yang tidak ditanami pohon kelapa. Bahkan ketika berada di dalam Hawaii Convention Center-tempat perhelatan APEC-,pohon kelapa dibiarkan tumbuh di dalam ruangan depan yang berdinding kaca sehingga memberikan cukup cahaya.
"Kelapa itu banyak manfaatnya," kata satu perempuan asal Hawaii sambil merinci satu per satu kegunaan setiap bagian dari pohon kelapa. Tiba-tiba saya jadi teringat lagu Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki, yang menggambarkan keindahan alam Nusantara.
Keasrian Honolulu dan kedekatannya pada alam, di samping ditopang dengan keberadaan pohon kelapa di setiap sudut ruang, ditambah dengan penataan batu alam untuk jalan setapak dan sebagian bangunan, serta lanskap yang selalu mempertimbangkan keindahan pandang yang ada di setiap sudut kota.
Kebersihan kota juga didukung fasilitas toilet yang dijamin bersih dan wangi, serta biasanya dilengkapi tiga jenis peruntukan tisu, tentunya menjadi pendukung kenyamanan.
Sementara untuk melihat tarian hula-hula dan petikan gitar kecil okulele, biasanya disajikan pihak hotel pada sore hari di restoran untuk mengiringi makan malam para tamunya, dan di pusat makanan di areal umum lainnya.
Mengingat kondisi alam serta kedamaian yang ditawarkan lewat seni tradisionalnya, mungkin menyebabkan Hawaii juga menjadi salah satu tempat ideal bagi para orangtua untuk menjalani masa tuanya.
"Biasanya orang Amerika yang sudah pensiun memilih tinggal di Hawaii," kata satu staf Kedutaan Indonesia di AS.
Mendengar informasi tersebut, Bisnis langsung teringat satu areal khusus yang berada di depan kolam ikan di salah satu sisi hotel berbintang lima yang ada di Honolulu. Pemandangan tak biasa di dapat di sini.
Bukan kursi biasa yang berjejer di bagian ini, melainkan deretan kursi goyang. Ada dua nenek tengah duduk di sana menikmati pemandangan yang tersuguh.
Hawaii memang indah. Namun jika ada rekan yang bertanya seperti apa sih keindahan Hawaii itu, rasanya mudah saja menjawabnya. Hawaii itu mirip-mirip dengan Bali kok. (linda.silitonga@bisnis.co.id) (tw)

Showing 1 - 1 of 1 comments