Bisnis Indonesia - Bisnis.com


PERUSAHAAN PENERBANGAN: Mayapada kepincut bisnis penerbangan

Large_garuda__5_

Berita Terkait

 

JAKARTA: Mayapada Group ekspansi ke usaha penerbangan dengan mendirikan perusahaan patungan bersama perusahaan Crystal Air Asia yang diberi nama Mayapada Crystal atau My Crystal.

 

Tahir, Owner Mayapada Group mengatakan kepemilikan Mayapada pada perusahaan patungan tersebut adalah 50%. “Saham di perusahaan baru adalah 50—50,” katanya malam kemarin.

 

Dia menjelaskan melalui perusahaan patungan baru tersebut, Malayapada akan menggarap bisnis penerbangan charter secara lebih serius karena pangsa pasar sektor angkutan udara khusus ini di Indonesia dinilai cukup menjanjikan.

 

Menurutnya My Crystal akan menyediakan layanan angkutan udara yang mewah karena didukung  oleh perusahaan Crystal Air Asia yang selama ini dikenal sebagai penerbangan swasta dan operator global yang memberikan layanan penerbangan mewah.

 

Dia menjelaskan dengan adanya kantor di Jakarta, Singapura, Hongkong dan Amerika Serikat, Crystal Air Asia dapat beroperasi untuk memenuhi permintaan penjualan pesawat dan penyewaan pesawat  di seluruh dunia.

 

Crystal Air Asia merupakan perusahaan penerbangan yang meyediakan fasilitas pesawat mewah dan beroperasi secara global dengan kantor-kantor cabang di Singapura, Hongkong, Amerika Serikat dan terakhir Indonesia.

 

Adapun misi perusahaan ini adalah menyediakan transportasi, udara pribadi yang paling aman dengan layanan yang lebih tinggi serta mengutamakan kenyamanan pelanggannya serta menjamin keamanan serta keselamatan pesawat yang digunakan.

 

Bagi Mayapada Group, sektor penerbangan merupakan usaha yang baru mulai dirambah. Selama ini,  group usaha tersebut lebih banyak bergerak di sektor perbankan, retail, media, property, pariwisata  dan rumah sakit.

 

Tahir menjelaskan perseroannya menggarap penerbangan karena pasarnya di Indonesia sangat menjanjikan. “Target market yang mereka bidik adalah kalangan pengusaha yang ingin memiliki penerbangan yang nyaman.”

 

Menurutnya selain mengembangkan bisnis penyewaan pesawat, perusahaan patungan ini didorong untuk menjadi perusahaan yang bergerak pada sektor jual beli pesawat dan leasing melihat potensinya cukup cerah.

 

Saat ini, katanya, minat pengusaha Indonesia untuk menyewa bahkan membeli pesawat My Crystal sudah tumbuh bahkan ke depan semakin cerah seiring menguatnya kondisi perekonomian nasional.

 

Saat ini, My Crystal didukung dengan dua pesawat. ”Kami sekarang sudah didukung oleh unit pesawat masing-masing satu unit sudah beropersi dan satu unit lagi  akan datang dalam waktu dekat.” (msb)

Discuss: PERUSAHAAN PENERBANGAN: Mayapada kepincut bisnis penerbangan

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area