WASHINGTON: Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Gedung Putih untuk pembicaraan pada 5 Maret, kata kantor Obama, Senin.

Kunjungan, yang akan dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran itu, telah dijadwalkan selama perjalanan 3 hari ke Israel oleh Penasihat Keamanan Nasional AS Tom Donilon untuk pembicaraan dengan Netanyahu, Menteri Pertahanan Ehud Barak dan para pejabat tinggi Israel lainnya, lapor AFP.

"Donilon menyampaikan kepada Perdana Menteri Netanyahu bahwa presiden berharap akan bertemu dengan dia di Gedung Putih pada 5 Maret," kata Gedung Putih dalam satu pernyataan.

Kantor Netanyahu mengatakan awal bulan ini perdana menteri akan mengunjungi Amerika Serikat pada awal Maret, tetapi ini adalah pertama kalinya tanggal telah ditetapkan dan menegaskan pembicaraan dengan Obama.

Kunjungan itu akan terjadi setelah beberapa putaran perundingan yang disebut penjajakan antara perunding Israel dan Palestina, dan di tengah meningkatnya spekulasi mengenai apakah Israel berencana untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Selama kunjungannya ke Washington, Netanyahu juga akan menyampaikan pidato di konferensi tahunan kelompok lobi American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).

Presiden Israel Shimon Peres juga akan berbicara di konferensi di Washington ini, yang berlangsung dari 4-6 Maret, menurut laman AIPAC.

Politisi Amerika berduyun-duyun ke AIPAC, sebagian besar untuk menyatakan mereka pro Israel, dan karena pemilu November makin mendekat, acara tahunan ini diatur untuk menjadi perhelatan politik lebih hangat dari biasanya.