Bisnis Indonesia - Bisnis.com


PEROMPAK KAPAL: Makin nekat!

Large_perompak

Berita Terkait

ABUJA: Lagi-lagi, perompak menembak mati kapten dan kepala kamar mesin (KKM) sebuah kapal barang di lepas pantai Nigeria Senin, ungkap pejabat Biro Maritim Internasional (IMB).

Perompakan itu merupakan yang terakhnir dari serangkaian serangan terhadap kapal di lepas pantai Nigeria, negara penghasil minyak utama Afrika. "Perompak bersenjata memburu dan menembaki kapal barang berukuran besar itu. Kapal itu mengirim tanda bahaya dan bergerak ke arah Lagos. Semua awak, kecuali tim jembatan, bersembunyi di tempat perlindungan," kata IMB.

"Karena penembakan yang terus berlangsung, kapten dan KKM terkena tembakan," kata biro itu dalam pernyataan di situs beritanya.

Serangan itu, yang berlangsung sekitar 110 mil sebelah selatan kawasan komersial dan kota pelabuhan utama Nigeria, Lagos, dilakukan 2 hari setelah perompak di dua kapal di hamparan laut yang sama menembaki sebuah kapal barang lain dan memburunya selama 25 menit sebelum pergi, kata pernyataan itu.

Perompak di lepas pantai Nigeria lebih cenderung menyerang kapal untuk mencari uang kontan dan menjarah barang, bukan menangkap awak untuk meminta uang tebusan seperti yang dilakukan perompak di lepas pantai Somalia.

Perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia meningkatkan serangan pembajakan terhadap kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden meski angkatan laut asing digelar di lepas pantai negara Tanduk Afrika itu sejak 2008.

Menurut Ecoterra International, organisasi yang mengawasi kegiatan maritim di kawasan itu, sedikitnya 47 kapal asing dan lebih dari 500 pelaut hingga kini masih ditahan oleh perompak. (Antara/Reuters/arh)

Discuss: PEROMPAK KAPAL: Makin nekat!

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area