Bisnis Indonesia - Bisnis.com


PELINDO I bangun dermaga khusus CPO

Large_dsc_5626

Berita Terkait

 

MEDAN: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I    tahun ini mulai membangun terminal curah cair untuk pemuatan minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara dengan investasi sekitar Rp570 miliar.
 
“Pembangunan terminal dan pelabuhan khusus CPO di Kuala Tanjung merupakan bagian dari komitmen Pelindo I Medan untuk merealisasikan rencana investasinya senilai Rp2 triliun untuk pengembangan pelabuhan yang menghadap langsung ke perairan Selat Malaka itu,” Ujar Alfred Nassir, Dirut Pelindo I, kepada Bisnis hari ini.
 
Menurut dia, Kuala Tanjung saat ini telah memiliki dermaga sepanjang 20 kilo meter dan mampu menampung 25 juta TEUs (twenty equivalen units) peti kemas per tahun.
 
Rencana Pelindo I membangun terminal dan pelabuhan CPO di Kuala Tanjung, lanjut mantan Dirut Pelindo IV itu, sesuai dengan rencana pembangunan kawasan industri hilir sawit dan karet di kawasan Sei Mangke, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang dikembangkan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Medan.
 
"Penambahan prasarana dermaga di Kuala Tanjung bisa melayani pengiriman barang untuk domestik maupun ekspor dari kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei," tuturnya.
 
Berdasarkan hasil studi kelayakan dan perencanaan, pembangunan fisik terminal dan infrastruktur pelabuhan CPO di Kuala Tanjung akan selesai sebelum akhir tahun 2013.
 
Pemuatan CPO asal Sumut dan Aceh untuk ekspor selama ini hanya mengandalkan Pelabuhan Belawan Medan, sehingga kerap membuat antrean kapal atau kongesti di pelabuhan itu.
 
Selain permintaan sandar kapal yang cenderung meningkat, tingkat sendimentasi di perairan Belawan juga tergolong tinggi dan memaksa pihak Pelindo I harus mengeluarkan anggaran relatif besar untuk biaya pengerukan.
 
Alfred menambahkan desain Pelabuhan Kuala Tanjung sedang disiapkan. Panjang dermaganya 200 meter dengan posisi menjorok sepanjang 2.300 meter ke laut. “Jadi dermaganya bukan di darat tapi menjorok sepanjang 2.300 meter arah ke laut,” tandasnya.
 
Dia menjelaskan, rencana Pelindo I Medan pada 2012-2013 ini adalah membangun dermaga CPO dengan biaya sekitar Rp 570 miliar. Pelabuhan ini direncanakan sudah bisa dioperasikan tahun 2013. 
 
“Jika terjadi pertumbuhan yang signifikan maka Pelindo I siap melaksanakan pembangunan tahap berikutnya karena lahan untuk itu tersedia seluas 25 hektare,” tuturnya.
 
Menurut dia, prospek Pelabuhan Kuala Tanjung sangat cerah karena langsung berhadapan dengan Selat Malaka dan tidak mungkin terjadi sedimentasi sebagaimana di Belawan. Kedalaman alur di Kuala Tanjung mencapai 12 meter yang dapat dilalui kapal berbobot besar. (sut)

Discuss: PELINDO I bangun dermaga khusus CPO

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area