Bisnis Indonesia - Bisnis.com


NOKIA LUMIA 'dikepung' Galaxy, Xperia & HTC Sensation

Large_lumia-musuh

Berita Terkait

JAKARTA: Nokia Indonesia Jumat,17 Febuari, lalu membuat gebrakan dengan meluncurkan dua seri ponsel pintar berbasis Windows Phone 7.5.

 
Dua seri ponsel itu, Nokia Lumia 710 dan Lumia 800, langsung menyedot perhatikan pemburu gadget dan ponsel pintar di Tanah Air. Mereka masih sepertinya masih belum percaya kalau sekarang Nokia mulai 'bermesraan' dengan Microsoft.
 
Maklum, pabrikan ponsel (telepon seluler) dari Finlandia itu selama ini setia dan merupakan penopang utama bagi pengembangan sistem operasi Symbian. 
 
Bahkan ketika beberapa vendor ponsel mulai berbondong-bondong mengadopsi sistem operasi Android yang dikembangkan Google, Nokia tetap teguh kepada pendiriannya untuk tidak berpaling dari kubu Symbian.
 
Itulah sebanya gebrakan Nokia meluncurkan ponsel berbasis Windows Phone menjadi daya tarik yang luar biasa.
 
Ketika komunitas pemburu ponsel pintar masih terheran-heran, Nokia pun memanfaatkan momentum itu dengan membuat jargon pemasaran 'Lebih Mudah, Lebih Cepat, Lebih menghibur'.
 
Ketiga hal itu sebenarnya mengacu kepada sebuah teknologi yang memungkinkan ponsel Lumia memiliki performa yang diklaim Nokia memiliki tiga kelebihan tersebut. Teknologi yang dimaksud adalah perpaduan antara prosesor dan memori RAM (random access memory).
 
Sama seperti pada komputer, semakin tinggi RAM dan clockspeed prosesor, komputer tersebut akan memiliki kinerja tinggi.
 
Nah, yang menjadi andalan Nokia Lumia adalah prosesor 1,4 gigahertz (GHz) Scorpion dari Qualcom, yang ditopang dengan RAM sebesar 512 megabyte (MB). Dipadukan dengan sistem operasi Windows Phone, maka Nokia mengklaim ponsel seri Lumia tersebut lebih mudah dijalankan.
 
Pertanyaanya, benarkah Lumia menjadi ponsel pintar yang paling cepat? Kalau mengacu kepada clockspeed prosesor dan besarnya RAM, masih banyak ponsel pintar yang memiliki kecepatan lebih tinggi. Hanya saja ponsel tersebut mengadopsi sistem operasi Android dari Google.
 
Namun, dari sisi kecepatan dan harganya, ponsel pintar Android tersebut sangat berani diadu dengan Nokia Lumia. Beberapa ponsel pintar Android yang lebih kencang dari Lumia dan beredar di Tanah Air adalah Sony Ericsson (LT18 Xperia Arc S dan Xperia S), Samsung N700 Galaxy Note S, dan HTC Sensation XE.
 
Banderol harga empat ponsel dari tiga pabrikan itu bersaing dengan Nokia Lumia 800 yang dipatok Rp5,25 juta. Akan tetapi, kalau mencari pembanding Nokia Lumia 710 yang dibanderol Rp2,9 juta, ponsel pintar Nokia itu memang tanpa tanding dari sisi harga.
 
Saat ini ponsel pintar yang dibanderol Rp3 jutaan belum ada yang mengadopsi prosesor 1,4 GHZ dengan RAM 512 seperti Lumia 710.
 
Berikut ini perbandingkan antara Nokia Lumia 800 dengan Sony Ericsson (LT18 Xperia Arc S dan Xperia S), Samsung N700 Galaxy Note S, dan HTC Sensation XE.
 
Nokia Lumia 800
 
Yan menjadi andalan ponsel ini adalah prosesor 1,4 GHZ Scorpion dan RAM 512. Perbedaannya  dengan Lumia 710 adalah kapasitas simpan memori, teknologi kamera digital, dan layar ponsel. 
 
Sama-sama tidak dilengkapi slot untuk kartu memori, Lumia 800 memiliki memori interal 16 gigabyte (GB), sedangkan Lumia 710 hanya 8 GB.
 
Selain itu, Lumia 800 mengusung kamera 8 megapiksel (MP)  dengan teknologi lensa optik Carl Zeiss, sedangkan Lumia 710 mengusung kamera standar 5 MP.
 
Faktor pembeda ketiga adalah layar ponsel. sama-sama berteknologi layar sentuh 3,7 inci (480 x 800 piksel) Multitouch, Lumia 800 mengadopsi teknologi layar AMOLED (active matrix Organic light emitting diode) , sedangkan Lumia 710 hanya menggunakan teknologi TFT (thin-film transistor).
 
Tampilan warna pada Layar AMOLED lebih stabil dan memiliki kecerahan lebih tinggi, namun tetap mengehemat listrik atau baterai. Tiga keunggulan itu tidak ada pada teknologi layar TFT. 
 
Ketiga komponen itulah yang menjadi faktor pembeda harga antara Lumia 800 dan 710, karena dari sisi fitur kedua ponsel itu memiliki kesamaan, seperti radio FM,GPS, pemutar musik (MP3/WAV/eAAC+/WMA), pemutar video (MP4/H.264/H.263/WMV), Document Viewer.
 
Teknologi browser yang digunakan pun sama, yaitu WAP 2.0/xHTML, HTML5, RSS feeds.
 
 
Sony Ericsson
 
Koleksi ponsel pintar SE (Sony Ericsson) sebenarnya cukup banyak. Setidaknya ada dua seri yang sudah beredar di Tanah Air, yaitu  LT18 Xperia Arc S (harga sekitar Rp4 juta) dan Xperia S (Rp5,5 juta). 
 
Satu lagi yang siap-siap diluncurkan SE adalah Xperia Duo yang memiliki RAM lebih tinggi dari dua suadara tuanya (1,5 GB). Bandingkan dengan LT18 Xperia Arc S dan Xperia S yang RAM-nya hanya 1 GB.
 
Dari komponen RAM dan prosesor, tiga koleksi SE ini sebenarnya jauh lebih bertenaga jika dibandingan dengan Lumia.
 
Seri LT18 Xperia Arc S menggunakan prosesor 1,4 GHz Scorpion, sama seperti yang digunaan Nokia Lumia dan RAM-nya juga 512 MB. Xperia S dan Xperia Duo jauh lebih kencang, karena mengadopsi prosesor Dual-core 1,5 GHz juga dari Qualcomm.
 
Dengan kata lain, penonjolan tagline Lebih Cepat pada kampanye Nokia Lumia, sebenarnya merupakan hal yang usang, karena LT18 Xperia Arc S sudah melakukannya. 
 
Sementara itu, Xperia S justru hadir dengan prosesor dengan clockspeed 1,5 GHz dan RAM-nya dua kali lipat dari Lumia.
 
Hanya saja, Sony Ericsson tetap mengandalkan sistem operasi Android. Namun, seri LT18 Xperia Arc S punya kelebihan dari sisi harganya yang lebih murah dari Lumia 800 dan sedikitd di atas Lumia 710.
 
Seri LT18 Xperia Arc mengusung kamera 8 MP, kendati tanpa lensa optik Carl Zeiss. Kelebihan ponsel ini adalah slot katu microSD yang tidak ada pada Lumia. 
 
Koleksi SE lainnya yang memiliki slot kartu microSD adalah Xperia Duo, sedangkan Xperia S tidak memiliki slot, tetapi memorinya 32 GB atau dua kali lipat dari memori internal Lumia 800.
 
Adapun fitur ketiga ponsel koleksi SE ini relatif sama, yaitu radio FM, GPS,Java,TV launcher, pemutar musik, pemutar video,Google Search, Maps, Gmail,YouTube, Calendar, Google Talk, Document viewer, dan Predictive text input.
 
Galaxy dari Samsung 
 
Jagoan Samsung yang sanggup menandingi Lumia 800 adalah N700 Galaxy Note S. Ponsel ini menggunakan prosesor 1,4 GHz ARM, namun RAM-nya 1 GB atau dua kali lipat dari Lumia. Harganya memang lebih mahal, yaitu Rp6,8 juta.
 
Namun, Galaxy Note S memiliki kelebihan terutama di ukuran layarnya yang juga mengadopsi teknologi AMOLED untuk layar 5,3 incinya.
 
Kamera Galaxy Note S adalah 8 MP standar, namun dilengkapi dengan kamera sekunder 2 MP. Keunggulan ponsel Android v2.3.5 ini adalah kapasita memori internal 16/32 GB dan dilengkapi dengan slot kartu microSD.
 
Adapun fitur ponsel pintar Samsung ini di antaranya radio FM, GPS, Pen stylus, pemutar musik, pemutar video, Organizer,Image/video editor,Document editor,Google Search, Maps, Gmail,YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa, Predictive text input, Samsung ChatON, Barometer sensor.
 
Ponsel HTC
 
Pabrikan ponsel dari Taiwan ini sebenarnya sudah siap-siap meluncurkan jagoannya yang mirip dengan Lumia, yaitu HTC Titan yang diperkenalkan pada CES 2012 bulan lalu. Spesifikasinya sama persis dengan Nokia Lumia, yaitu mengusung Windows Phone 7.5 dengan teknologi prosesor Scorpion 1,5 GHZ dan RAM 512 MB
 
Sayangnya, pemburu ponsel pintar di Tanah Air harus bersabar menunggu jagoan baru HTC ini.
 
Akan tetapi, HTC sebenarnya sudah terlebih dahulu memperkenalkan ponsel pintar Android v2.3.4 dengan kinerja jauh di atas Lumia, yaitu HTC Sensation XE dengan banderol harga Rp5,5 juta.
 
Ponsel ini mengusung teknologi prosesorDual-core 1.5 GHz dan didukung dengan RAM 768 MB. Jadi dari sisi jeroannya, Nokia Lumia sebenarnya tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan HTC Sensation XE.
 
Apalagi, besutan HTC ini memiliki fleksibilitas daya tampung data dengan adanya slot kartu microSD, kendati memori internalnya hanya 4GB.
 
Kelebihan lainnya pada Sensation XE adalah konsep kamera ganda, yaitu kamera utama 8 MP standar, dan kamera kedua bereknologi VGA (0,3 MP).
 
Jadi, kendati lebih mahal sekitar Rp250.000 dari Lumia, kinerja dan sistem penyimpanan data HTC Sensation jauh lebih unggul. Harganya sama dengan  Xperia S, tetapi ponsel koleksi Sony Ericsson ini tidak dilengkapi dengan slot kartu microSD.
 
Yang jelas, kehadiran empat ponsel pintar dari Sony Ericsson, Samsung, dan HTC tersebut bisa menjadi pembanding agar pemburu ponsel pintar tidak terlalu larut dengan histeria Nokia Lumia. Apalagi HTC juga sudah menyiapkan seri Titan berbasis Windows 7.5 dan Sony Ericsson menyiapkan Xperia Duo berbasis Android-nya.
 
Terkecuali bagi penggemar berat merek Nokia, Anda patut berbangga dengan kehadiran Nokia Lumia 710 karena nyaris tanpa saingan di level harga Rp2,9 juta. 
 
Nah buat pemburu ponsel pintar yang netral, silakan Anda bandingkan jeroan ponsel Nokia Lumia dengan empat koleksi ponsel tandingan tersebut. (sut) (sutarno@bisnis.co.id) 
 

Discuss: NOKIA LUMIA 'dikepung' Galaxy, Xperia & HTC Sensation

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area