JAKARTA: Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp9 triliun untuk pembangunan 29 menara rumah susun sewa (rusunawa) di atas tanah seluas 41 hektare bagi masyarakat menengah ke bawah di sekitar bantaran Kali Ciliwung.
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan untuk mensukseskan pelaksanaan pembangunan rusunawa di Kali Ciliwung tersebut diperlukan koordinasi antar kementerian dan melibatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menurutnya Kemenpera akan melakukan rapat koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemda DKI.
“Dalam minggu ini akan dilaksanakan rapat koordinasi untuk membahas program pembangunan Rusunawa Kali Ciliwung. Dalam rapat ini nantinya dihadiri Menko Kesra, Menteri PU, Menpera dan Gubernur DKI Jakarta,” imbuhnya.
Dia menuturkan lokasi rusunawa itu akan berkonsentrasi di tanah milik TNI di daerah Berlan yang berada tidak jauh dari Stasiun Manggarai. Pada tempat tersebut terdapat Kompleks Zeni yang dihuni sekitar 15
anggota TNI aktif dan 20 kepala keluarga purnawirawan.
Faridz menjelaskan rusunawa tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk warga setempat yang saat ini menghuni kawasan itu.
“Kompleks Zeni nantinya akan dipindah. Sedangkan para purnawirawan dan warga yang tinggal di sana akan dipioritaskan untuk tinggal di Rusunawa tersebut. Sedangkan pengelolaannya hampir dapat dipastikan dilaksanakan oleh Perumnas,” paparnya. (faa)

Showing 0 - 0 of 0 comments