JAKARTA: Menkumham Amir Syamsudin memerintahkan Sekjen dan Irjen Kemenkumham menangani persoalan kerusuhan di LP Kerobokan, Bali yang telah menimbulkan korban jiwa.
"Mereka telah berada di lokasi. Sekjen, Irjen dan Kakanwil Kemenkumham ke sana untuk mencari tahu akar masalahnya," ujarnya di Istana Presiden hari ini.
Sejauh ini, ungkap mantan pengacara senior itu, kerusuhan yang terjadi merupakan rangkaian kejadian hari Minggu lalu.
Menurut dia, rupanya ada ketidakpuasan beberapa pihak terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala LP kurang yang kemudian berlanjut ke aksi protes yang berbuntut pada pembakaran fasilitas LP tersebut.
Menkumham mengatakan pada dasarnya akar persoalannya rasa tidak puas yang sangat subjektif dan bisa terjadi dimana saja.
Dalam hal ini, lanjutnya, Kemenkumham perlu melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara persis persoalan yang melatarbelakangi insiden itu sebelum diambil tindakan organisasi dan hukum terhadap subjek persoalannya.
Seperti dikutip dari Antara, aparat kepolisian yang mengamankan kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Denpasar di Kerobokan, kawasan Kuta, Kabupaten Badung, melihat para napi berusaha menjebol atap, namun mereka tidak menembaknya, Rabu dini hari.
Drama para napi yang berusaha menjebol atap itu terlihat jelas saat petugas mengarahkan sorot senter ke atas langit-langit dan terlihat sejumlah pasang kaki napi bergelantungan.
Hal itu terjadi di sela-sela aksi pembakaran dan pelemparan batu yang melibatkan ribuan napi dari dalam tembok penjara ke arah halaman dan jalan di sekitarnya. (sut)
Showing 0 - 0 of 0 comments