BAGI SEMENTARA orang, masih terlalu pagi untuk menyebut Real Madrid bakal merengkuh tropi Liga Spanyol karena kompetisi baru berjalan 23 musim atau menyisakan 15 pertandingan.
Namun dari hitung-hitungan statistik dan melihat kinerja anak asuh Jose Mourinho di ajang La Liga, Madrid berpeluang besar menjadi juara musim ini.
Kemenangan 4-0 atas Racing Santender meneruskan catatan tak terkalahkan Madrid selama 9 pekan terakhir secara tidak terputus. Madrid semakin superior dengan mencatat rekor tak terkalahkan dengan 19 kali menang dari 20 minggu terakhir.
Selisih 13 poin dari seteru abadi mereka, Barcelona, adalah bekalnya. Madrid kini mengantongi 61 poin, berjarak 13 angka dari Barca. Senin dini hari nanti, klub Catalan itu harus menghadapi lawan berat Valencia.
Madrid mencatat 20 kemenangan, sekali hasil seri dan dua kali kalah. Sementara Barcelona mengoleksi angka penuh di 14 pertandingan, seri satu kali, dan kalah dua kali.
Dalam situs resminya, Mourinho menegaskan bahwa selisih 10 poin (sebelum pertandingan Madrid melawan Santander) merupakan jarak yang cukup besar antara Real Madrid dan Barcelona. Perbedaan itu, menurut pelatih berjuluk the Special One itu, pasti memberikan tekanan kepada klub asuhan Pep Guardiola.
“Namun Barca adalah tim hebat yang mampu meraih kemenangan beruntun. Jadi, kami harus terus bekerja keras seperti yang sudah kami lakukan selama ini,” tutur Mourinho.
Andai Barcelona dini hari nanti mampu mengalahkan Valencia, klub Catalan itu kembali mempersempit jarak dengan Madrid menjadi 10 poin. Setelah pertandingan Barca vs Valencia, kompetisi tinggal menyisakan 15 pertandingan.
Barcelona memang masih mungkin mengejar bahkan mengungguli raihan poin Madrid asal mampu menghasilkan kemenangan di sisa musim.
Itupun masih dengan catatan bahwa Real Madrid harus terjungkal kalah dalam empat pertandingan. Namun melihat superioritas permainan Madrid musim ini, mengharapkan El Real tumbang di empat pertandingan sepertinya sulit.
"Secara hitunghitungan, Barca sulit juara, tetapi kami tetap harus mencoba. Kalau Madrid terus meraih poin penuh seperti sekarang ini, tentu saja mereka akan memenangkan La Liga,” kata Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizaritta, yang juga mantan penjaga gawang Barcelona dan timnas Spanyol beberapa waktu lalu.
Keyakinan Madrid akan tampil maksimal sampai dengan akhir musim diyakini oleh beberapa punggawa Los Blancos. “Makin hari, kami makin kuat,” begitu kata pemain belakang temperamental Madrid, Pepe.
Dalam bahasa yang lebih optimistis, Gonzalo Higuain, striker Madrid asal Argentina, menyebut “Juara liga sudah di tangan kami. Tetapi kami harus tetap bekerja keras.”
Mantan bek kiri Madrid, Roberto Carlos, juga memiliki keyakinan yang sama. “Saya yakin, Madrid akan memenangi gelar musim ini.”
Optimisme punggawa dan mantan pemain Madrid itu disampaikan sebelum pertandingan Madrid vs Racing Santander atau saat selisih antara El Real dan El Barca masih 10 poin.
Pada pertandingan diri hari tadi (Minggu 19 Februari 2012), Real Madrid melumat Racing Santander 4-0 di Santiago Bernabeau lewat gol Karim Benzema dua gol, Angel DiMaria, dan Cristiano Ronaldo.
Beberapa pemain utama Madrid seperti di Maria dan bek kiri Marcelo tampil dalam pertandingan itu setelah dirundung cedera selama beberapa minggu.
Ronaldo kembali menambah pundi-pundi golnya menjadi 29 gol. Dia semakin berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak La Liga musim ini mengalahkan Lionel Messi dari Barcelona.
“Kini satu lagi pertandingan sudah kami lewati [dengan kemenangan], kami harus terus mempertahankan ini,” ujar Benzema seusai pertandingan versus Racing Santander.

Showing 1 - 2 of 2 comments