MANCHESTER: Sir Alex Ferguson menyebut Luis Suarez sebagai aib dan mengklaim bahwa dia seharusnya tidak diperbolehkan kembali bermain untuk Liverpool lagi.
Pasalnya, Suarez yang menolak berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum pertandingan yang dimenangi Manchester United dengan skor 2-1, di Old Trafford, Sabtu 11 Februari.
Ferguson sangat marah dengan aksi Suarez yang menarik tangannya ketika berhadapan langsung dengan Evra untuk pertama kalinya.
Suarez juga pernah mendapat hukuman larangan bermain untuk delapan pertandingan karena melakukan pelecehan rasial terhadap kapten United pada pertandingan di Anfield pada Oktober silam.
Evra terlihat terkejut ketika Suarez tidak mau menyambut tangannya pada ritual jabat tangan pra pertandingan, dan menggenggam lengan pemain Uruguay itu sebelum rekan setimnya di United, Rio Ferdinand, merespons dengan menolak untuk berjabat tangan dengan bintang Liverpool.
Ferguson mengatakan bahwa tindakan Suarez dapat memicu keributan pada pertandingan yang sudah dibanjiri kebencian antara kedua kubu suporter.
Pria Skotlandia ini yakin bahwa klub dengan sejarah dan tradisi seperti Liverpool sebaiknya mencuci tangan mereka dari Suarez. "Saya tidak dapat mempercayainya. Saya hanya tidak dapat mempercayainya," kata Ferguson kepada Sky Sport.
"Saya berbincang-bincang dengan Patrice pagi ini, dan ia mengatakan bahwa dirinya akan menjabat tangannya [Suarez]. DIa mengatakan bahwa dirinya tidak perlu malu karena melakukan hal itu."
"Dia [Suarez] adalah aib bagi klub sepak bola Liverpool. Ia tidak seharusnya diperbolehkan untuk bermain bagi Liverpool lagi. Sejarah yang dimiliki klub itu, ia dapat menimbulkan kekisruhan. Apa yang ia lakukan merupakan hal buruk."
"Anda lihat sang wasit. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Ini adalah awal buruk untuk pertandingan, dan hal itu menciptakan atmosfer yang mengerikan."
Manajer Liverpool, Kenny Dalglish, mengatakan bahwa dirinya tidak melihat insiden tersebut, namun ia kehilangan sikap tenangnya ketika pada wawancara televisi ditanyai apakah hal tersebut telah memicu keributan pada saat turun minum.
"Saya tidak pernah tahu kalau ia tidak menjabat tangannya (Evra). Saya akan mengambil kata-kata Anda untuk itu. Hal itu kontras dengan apa yang telah dikatakan pada saya," ucap Dalglish. (Antara/ea)

Showing 1 - 2 of 2 comments