DEPOK: Universitas Indonesia menargetkan memiliki program S3 terapan dalam waktu 10 tahun mendatang. Tujuannya agar anak Indonesia dapat memfokuskan diri pada potensi dan keunikan yang dimilikinya.
"Seperti di Eropa, tidak semua anak memasuki universitas, mengingat tugas utama para lulusan universitas adalah mengembangkan ilmu pengetahuan melalui laboratarorium yang ada di kampus, maupun di masyarakat," kata Rektor UI Gumilar R. Somantri, dalam rilisnya hari ini 17 Februari 2012.
Untuk itu para peserta didik dari sekolah kejuruan menengah (SMK), akan memiliki jenjang pendidikan yang terarah melalui program vokasi di universitas, yang juga menyediakan program S1 terapan, S2 terapan, dan S3 terapan.
Pada 2013, katanya, UI akan membuka program S1 terapan untuk bidang fisioterapi, okupasi terapi, perbankan, dan perpajakan. "Dengan adanya program vokasi terintegrasi dan berjenjang ini, diharapkan, setiap anak Indonesia, dapat memfokuskan diri akan potensi dan keunikan yang dimiliki oleh setiap anak," ujarnya.
Dia menjelaskan berkaitan dengan hal tersebut, bertempat di Gedung Vokasi, Kampus UI Depok, diresmikan pemindahan Laboratorium Perbankan CIMB Niaga. Laboratorium berupa bank mini ini, dimaksudkan sebagai medium praktik nyata bagi para mahasiswa vokasi lintas disiplin.
Menurut Gumilar, UI semenjak 2008 telah mengintegrasikan berbagai program diploma yang awalnya tersebar di fakultas. Hal ini dimaksudkan untuk mengembalikan marwah universitas sebagai pabrik pengetahuan (factory of knowledge), yang bertugas menghasilkan riset-riset unggulan melalui tangan para ilmuwannya.
"Sedangkan program vokasi (kejuruan), harus mampu menjalankan fungsi menjadi pabrik ketrampilan, yang akan menghasilkan tenaga kerja siap pakai, profesional, dan mampu bersaing secara global.
Saat ini program Vokasi UI memiliki sekitar 3.500 peserta didik dari 5 bidang studi. Yaitu kedokteran, akuntansi, manajemen informasi dan dokumen, administrasi, komunikasi, dan pariwisata. Dengan target di masa datang memiliki mahasiswa lebih dari 10.000 orang, untuk dapat memberikan kontribusi ketrampilan nyata bagi pembangunan negeri, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat. (faa)

Showing 1 - 1 of 1 comments