LONDON: Penurunan peringkat Yunani oleh lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings merupakan yang pertama kali terjadi, setelah dilaksanakannya negosiasi restrukturisasi utang di negeri itu.
Fitch menurunkan peringkat kredit Yunani sebanyak dua tingkat dari CCC menjadi C. Fitch menyatakan bahwa gagal bayar sudah makin dekat, dan jika hal ini terjadi akan memangkas peringkat negeri itu menjadi restricted default.
Pada Juli, Standard & Poor’s menyatakan akan menurunkan peringkat Yunani menjadi selective default, setelah kesepakatan restrukturisasi, sementera itu Moody’s menyatakan akan memangkas peringkat kredit negara itu pada titik terendah.
Yunani menunggu paket dana bantuan tahap kedua sebesar US$170 miliar atau 130 miliar euro, dengan sebelumnya menyetujui untuk melakukan penghematan anggaran.
Sementara itu juga mengurangi obligasi 53,5% menyusul pertukaran yang dimiliki investor ke surat utang yang baru dengan jatuh tempo yang lebih lama dank upon yang lebih rendah.
Fitch dan S&P mengharapkan untuk segera meningkatkan peringkat Yunani kembali setelah kesepakatan telah dipenuhi.
“Hal ini merupakan latihan yang sangat paradox. Penurunan peringkat dilakukan karena Yunani tidak membayar cukup obligasi jatuh tempo, dan kemudian meningkatkan obligasi karena obligasi itu tidak ada, sehingga tidak terjadi default,” ujar Richard McGuire, strategis Rabobank International, London.
International Swaps & Derivative Association menyatakan penurunan peringkat hingga jika nanti terjadinya gagal bayar tidak akan berpengaruh terhadap pertukaran kredit atas utang Yunani.
Pertukaran default kredit akan dibayarkan kepada pembeli yang menghadapi perubahan nilai pada surat berharganya, atau ekuivalen tunai yang harusnya dipinjamkan, tapi gagal dipenuhi.
Fitch menyatakan sekali saja pertukaran utang dipenuhi, Yunani akan keluar dari kategori RD, dan terkait dengan tingkat konsistensi dari penilaian lembaga peringkat itu, dan juga struktur pascagagal bayar dan profil kredit.
Analis utama Fitch Paul Rawkins menyatakan pada pasar berkembang, proses ini akan membutuhkan waktu, meskipun pada 2010, Jamaic hanya menanggung peringkat RD selama sehari pada 2010. “Sementara Yunani akan menyelesaikan proses ini secepatnya,” katanya.
Peringkat Yunani yang ditetapkan oleh S&P adalah CC, dua tingkat dari peringkat default. Moody’s pada Desember menyatakan akan memangkas peringkat Ca satu tingkat ke C, jika perubahan kredit berarti terjadinya net present value loss pada obligasi lebih baik dari 65%.
Moody’s saat ini sedang menilai dana bantuan yang akan dialirkan ke Yunani, dan akan berkomentar setelahnya. Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos mengulangi undangan resmi pada perubahan obligasi yang akan dilakukan pada 24 Februari. Andreas Koutras, analis ITC Markets, London menyatakan kerugian riil dari perubahan ini akan mencapai 70%.
Yunani membutuhkan dana bantuan tahap kedua dari pemerintah Eropa, atau berisiko akan gagal bayar. Jika hal ini terjadi maka akan membahayakan uni Eropa yang sudah berlangsung selama 13 tahun, dan menjatuhkan mata uang euro. (api)

Showing 0 - 0 of 0 comments