JERUSSALEM: Saat ini terdapat 4.357 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, sebagian besar dari mereka dihukum karena pelanggaran keamanan, kata statistik kementerian urusan tawanan Palestina.

Angka yang dihimpun pada akhir Januari, menurut AFP, menunjukkan 3.734 dari para tawanan itu berasal dari Tepi Barat, 462 orang dari Gaza dan 161 dari wilayah Jerusalem timur yang dicaplok negara Yahudi tersebut.

Mereka ditahan di 18 fasilitas yang terletak di Israel dan Tepi Barat.

Dari jumlah, termasuk 166 anak-anak, semuanya laki-laki, 25 dari mereka bahkan masih berumur di bawah 16 tahun.

Sekitar 309 orang lainnya ditahan tanpa tuduhan berdasarkan prosedur yang secara luas digunakan pada era Mandat Inggris, yang dikenal sebagai "penahanan administratif" yang memungkinkan tersangka akan disekap selama enam bulan tanpa tuduhan.

Perintah dapat diperpanjang dengan lebih enam bulan berikutnya tanpa batas. Praktek yang saat ini sedang ditentang oleh Khader Adnan, seorang tahanan yang telah melakukan mogok makan selama lebih dari sembilan pekan dan dilaporkan makin dekat dengan kematian.

Lebih dari sepertiga para tahanan - 1.578 - yang menjalani hukuman lebih dari 10 tahun dan 526 lainnya sedang menjalani hukuman seumur hidup, kata kementerian.