Bisnis Indonesia - Bisnis.com


Kisah LADY DI ke layar lebar, NAOMI WATTS pemerannya

Large_eries-naomiwatts

Berita Terkait

 

JAKARTA: Aktris Naomi Watts akan memerankan sosok legendaris Inggris, Putri Diana, dalam film yang mengisahkan tentang 2 tahun terakhir kehidupan glamor sang putri sebelum berakhir dengan tragis. Rencana itu diungkap  Ecosse Films, Inggris pada Kamis waktu setempat.

 

Film yang berjudul Caught in Flight akan menjadi film layar lebar pertama tentang Diana yang tewas dalam kecelakaan tragis di Paris pada 1997. Kisah itu sudah beberapa kali dibuat namun untuk sinetron televisi terutama dari Amerika Serikat (AS).

 

Film terakhir Watts adalah J.Edgar dan film bernuansa politik Fair Game. Watts yang lahir di Inggris Raya dan dibesarkan di Australia, mengatakan bahwa dirinya merasa tersanjung karena terpilih untuk peran itu.

 

"Ini adalah suatu kehormatan, dapat memerankan tokoh legendaris. Putri Diana begitu dicintai seluruh dunia dan saya tak sabar untuk segera memerankan peran ini di layar lebar," ujar aktris berusia 43 tahun itu.

 

 Ecosse Films menyatakan bahwa film ini akan menceritakan rentetan kejadian selama dua tahun terakhir kehidupan Diana. "Meraih kebahagiaan sejati untuk pertama kalinya menjadikan dia meraih sukses sebagai sosok yang terlibat dalam berbagai kampanye internasional dan kemanusiaan," ujar Juru Bicara Ecosse Films.

 

Media melaporkan bahwa film ini akan terfokus pada rahasia kehidupan asmara Putri Diana selama dua tahun terakhir dengan ahli bedah jantung, Hasnat Khan. Dia juga menjauh dan bercerai dengan putra mahkota Inggris Pangeran Charles.

 

Caught in Flight akan disutradari oleh Oliver Hirschbiegel yang sebelumnya menggarap film Downfall

 

Diana yang lebih dikenal dengan gelar Princess of Wales, baru berusia 36 tahun saat tewas pada Agustus 1997. (Antara/ea)

Discuss: Kisah LADY DI ke layar lebar, NAOMI WATTS pemerannya

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area