SURABAYA :Laba PT Asuransi Kredit Indonesia cabang Surabaya pada 2011 melonjak 512,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Sulis Setyono, Kepala Cabang Askrindo Surabaya mengatakan tahun lalu cabang yang membawahi Jawa Timur itu membukukan laba Rp52,7 miliar, sedangkan tahun sebelumnya hanya Rp8,6 miliar.
"Kenaikan laba ini seiring dengan meningkatnya perolehan premi dan menurunnya klaim tahun lalu, sehingga klaim rasio untuk cabang Surabaya hanya 47%. Bandingkan dengan klaim rasio nasional yang mencapai 90%," katanya dalam konferensi pers, hari ini Jumat 10 Februari 2012.
Tercatat, perolehan total premi Askrindo di 2011 sekitar Rp61,4 miliar, naik 36,75% dibandingkan dengan 2010. Sedangkan total klaim justru turun 36,83% menjadi Rp19,9 miliar dari Rp31,5 miliar di 2010.
Menurut Direktur Keuangan Askrindo Widya Kuntarto yang juga hadir dalam acara yang sama, klaim ini menurun karena perseroan menerapkan manajemen resiko dan memilah penjaminan kredit yang lebih bermutu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun-tahun sebelumnya, klaim kami tinggi karena rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan, NPL) untuk KUR yang kami jamin cukup tinggi, dan berdampak pada tingginya rasio penjaminan bermasalah (non performing guarantee,NPG) kami," terangnya.
Klaim KUR Jatim tahun 2010 mencapai Rp18 miliar, tahun 2011 turun menjadi Rp16,4 miliar. KUR yang kerap bermasalah ini, lanjut Widya, pada umumnya berasal dari sektor perdagangan.
"Di sektor ini, mobilitas tempat usahanya cukup tinggi, sedangkan sistem informasi debitur milik perbankan untuk KUR mikro ini belum terbaca secara sentralistik," ungkapnya.
Tahun 2012 ini diharapkan premi gabungan Jatim diharapkan mencapai Rp90 miliar. Sulis menuturkan, salah satu upaya untuk mencapai target itu adalah meningkatkan status kantor cabang Surabaya menjadi kantor cabang kelas I.
"Dengan peningkatan ini otoritas keputusan bisnis kami lebih tinggi, sehingga manuver kami akan lebih lincah," tegasnya.
Sebagai sumber dana, Askrindo telah menempatkan deposito yang tersebar di BRI, Bank Jabar Banten, Bank Jatim, dan Bank Bukopin. Bank-bank itu merupakan mitra kerjasama dari Askrindo. Di Jatim, BUMN itu memiliki lima kantor unit pelayanan yakni di Kediri, Jember, Malang, Madiun, dan Pamekasan.(faa)

Showing 0 - 0 of 0 comments