JAKARTA: PT Intraco Penta Tbk, perusahaan solusi alat berat yang dipimpin oleh Petrus Halim, optimistis mampu mencapai target kinerja selama 2011, didorong oleh lini bisnis penjualan alat berat perseroan.
Meskipun masih enggan mengungkapkan realisasi pendapatan selama tahun lalu, Direktur Keuangan Intraco Penta Fred L. Manibog mengatakan pihaknya yakin target pendapatan mampu terpenuhi.
Intraco Penta menargetkan pendapatan 2011 mencapai Rp2,9 triliun atau tumbuh sekitar 63% dibandingkan pendapatan pada tahun sebelumnya, yakni Rp1,83 triliun.
Selama sembilan bulan pertama tahun lalu, perseroan telah membukukan pendapatan sebesar Rp2,07 triliun atau naik 50,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,4 triliun. Laba bersih perseroan juga tumbuh 50,6% menjadi Rp68,1 miliar dari Rp45,8 miliar.
“Saya belum bisa komentar banyak mengenai kinerja tahun lalu, tetapi bisa saya katakan bahwa kami mampu mencapai target yang telah kami tetapkan sebelumnya,” tutur Fred.
Selama tahun lalu, perseroan mencatat penjualan alat berat sebanyak 1.580 unit atau naik 89,22% dari penjualan 2010 sebesar 835 unit. Menurut Fred, maraknya industri pertambangan telah mendorong penjualan alat berat perseroan selama 2011.
Pada tahun ini, dia perkirakan penjualan alat berat mampu mencapai 2000 unit atau naik sekitar 26,58%. Dari jumlah tersebut, produk truk asal China, Sinotruk, ditargetkan mampu menyumbang sekitar 650 unit.(api)
Showing 0 - 0 of 0 comments