Bisnis Indonesia - Bisnis.com


KINERJA 2011: Pendapatan SAP Asia Pasifik tumbuh 32%

Large_komputer__2_

Berita Terkait

JAKARTA: Pendapatan piranti lunak SAP Asia Pasifik dan Jepang (APJ) tumbuh 32% pada 2011. Pertumbuhan ini terbaik dalam 40 tahun kinerjanya.

Steve Watss, Presiden SAP APJ mengungkapkan kuartal IV 2011 tercatat sebagai pertumbuhan dua digit selama delapan kuartal berturut-turut. Hal ini memperkuat peran perusahaan sebagai mesin pertumbuhan SAP global.

“Di seluruh kawasan, pasar utama kami dari China, India, dan Jepang memimpin pasar dengan pertumbuhan dua digit, sementara pasar lain di wilayah APJ juga menunjukan kinerja sangat baik,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini, 7 Februari 2012.

Menurut Watss, terobosan inovasi perusahaan ada pada mobility, awan, dan komputasi in-memory (SAP HANA). Hampir 10% dari pendapatan piranti lunak di kuartal IV 2011 diperoleh dari HANA dan Analytics.

“Hasil positif kami jelas menunjukkan bahwa strategi pertumbuhan SAP yang berbasis inovasi dan fokus pada pelanggan berhasil dijalankan. Kami melihat adanya permintaan serta jaringan yang kuat untuk inovasi SAP di 2012,” ujarnya.

Pada kuartal IV 2011, pendapatan piranti lunak SAP APJ tumbuh 26% menjadi €289 juta. Piranti lunak dan dan layanan terkait (Software and Software Related Services) tumbuh 21% menjadi €601 juta, sementara pendapatan total tumbuh 20% menjadi €690 juta.

Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2011, pendapatan piranti lunak dan layanan terkait SAP APJ tumbuh 22% menjadi €1.813 juta, sementara pendapatan total tumbuh 20% menjadi €2.128 juta.

Sedangkan, piranti lunak dan layanan terkait Grup SAP untuk setahun penuh pada 2011 tumbuh melebihi pedoman pendapatan, yakni 15% (17% pada kurs tetap). Seluruh angka pertumbuhan dalam siaran pers ini dinyatakan dalam terminologi kurs tetap Non-PSAK (Non-IFRS) dan diukur berdasarkan periode yang sama pada masa sebelumnya sebagai pembanding.

"Seiring dengan pertumbuhan kami di seluruh wilayah, kami berinvestasi secara agresif dalam mencari, mengembangkan, dan mempertahankan bakat-bakat terbaik. Di China, khususnya, kami berencana mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan karena kami akan membuka enam kantor baru untuk mendorong investasi strategis di pasar Cina," tutur Watts.

Diumumkan pertama kali di acara SAPPHIRE NOW China yang berlangsung di Beijing tahun lalu, SAP mengucurkan investasi di negara itu senilai US$2 miliar, termasuk portofolio inovasi untuk Cina, keuangan untuk HANA, solusi mobile untuk pasar China, dan solusi industri spesifik di Ritel dan Utilitas.

SAP juga meningkatkan dukungan dan kemampuan layanan untuk memberikan nilai lebih kepada perusahaan-perusahaan terbesar di Cina.

Watts mengatakan perusahaan baru saja mengumumkan akuisisi dengan SuccessFactors, penyedia layanan solusi cloud berbasis Human Capital Management. Lewat akuisisi itu, SAP memprediksi akan memimpin segmen aplikasi berbasis cloud yang tumbuh dalam hal sumber daya manusia dan manajemen bakat.

“Jaringan inovasi kami kuat pada HANA, mobility, rangkaian solusi bisnis, dan database. Ditambah dengan permintaan yang berkelanjutan untuk inovasi di seluruh pasar, kami optimis pertumbuhan dua digit akan terus berlanjut di tahun 2012,” kata Watts.

Singgih Wandojo, yang baru saja ditunjuk memimpin SAP Indonesia sebagai Managing Director, mengatakan SAP Indonesia turut berperan dalam pertumbuhan SAP di kawasan Asia Pasifik.

“Tahun ini, kami juga akan mendorong inovasi baru ke pasar, yakni HANA dan mobility. Jaringan inovasi ini sangat kuat di Indonesia dan kami melihat trennya terus berlanjut.” (Bsi)

Discuss: KINERJA 2011: Pendapatan SAP Asia Pasifik tumbuh 32%

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area