Bisnis Indonesia - Bisnis.com


KERJA SAMA STRATEGIS: Pacific Royale gandeng 5 perusahaan

Berita Terkait

JAKARTA: Maskapai Pacific Royale Airways mulai persiapkan rencana terbang perdana yang dijadwal pada Maret, yakni menjalin kerja sama strategis dengan beberapa perusahaan dalam ajang Singapore Air Show yaitu Airbus, Fokker Services Asia, Abacus International, Lumexis dan GMF AeroAsia.

“Dengan kemajuan yang progresif yang kini sedang terjadi di perusahaan kami, kami secara resmi siap untuk meluncurkan maskapai kami dan memulai layanan komersial pada bulan Maret 2012," kata Chairman dan Founder dari Pacific Royale Airways Tarun Trikha melalui siaran persnya, Jumat 17 Februari 2012.

Dia menambahkan setelah menerima izin dari Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia pada November 2011, pihaknya akan beroperasi dari empat hub kota besar di Indonesia, dan akan mengoperasikan 62 jalur penerbangan domestik dan 11 jalur penerbangan internasional.

Untuk mendukung pengembangan jaringan, lanjut Tarun, Pacific Royale Airways telah memasuki perjanjian jangka panjang dengan Airbus untuk penyewaan empat unit pesawat A320 dan satu unit pesawat A330-300, kelimanya untuk penerbangan domestik dan internasional.

Sebagai bagian dari armada pertamanya, dua unit pesawat dijadwalkan tiba di Indonesia pada minggu ketiga Februari 2012, dan akan segera siap melayani fase pertama penerbangan komersial.

Untuk melayani destinasi perintis (feeder destinations), Pacific Royale Airways menandatangani kerjasama dengan Fokker Services Asia untuk penyediaan logistik dan jasa pemeliharaan 5 unit pesawat F50, dan dua pesawat F50 pertama telah siap untuk melayani penumpang fase pertama layanan penerbangan.

Pacific Royale Airways memilih pesawat F50 sebagai pesawat feeder turboprop untuk melayani penerbangan domestik di Indonesia, karena F50 telah terbukti kuat dan dapat diandalkan dalam berbagai operasi penerbangan.

Pada kesempatan yang sama, Pacific Royale Airways juga resmi menandatangani kerja sama  dengan Abacus International, salah satu mitra di industri aviasi Asia.

Dalam kerja sama yang berlaku selama 2 tahun terhitung sejak 20 Februari 2012, agen perjalanan yang berada dalam jaringan Abacus akan mendapatkan akses eksklusif terhadap seluruh tarif resmi dan inventori Pacific Royale Airways.

CEO Pacific Royale Airways Samudra Sukardi mengatakan sebagai bagian dari komitmen untuk menyediakan pelanggan dengan pengalaman in-flight terbaik, Pacific Royale Airways memilih teknologi mutakhir milik Lumexis, yaitu Fiber To The Screen (FTTS).

Kerja sama dimulai untuk A320, dengan lima instalasi pada 2012. Dengan diadopsinya sistem in-flight ini, Pacific Royale Airways dapat dikatakan maskapai pertama di Asia Pasifik yang menggunakan teknologi fibre optic FTTS untuk sistem in-flight entertainment. Dengan sistem ini, penumpang akan dapat mengunduh film dan musik dengan sangat cepat, bahkan memesan makanan dan minuman dari layar tempat duduk mereka masing-masing.

Selain kerjasama dengan perusahaan-perusahaan asing tersebut, kata Samudra, pada kesempatan yang sama Pacific Royale Airways juga jalin kerjasama dengan PT GMF AeroAsia, perusahaan pemeliharaan pesawat milik Garuda Indonesia, untuk pemeliharaan dan layanan perbaikan armada.

Account Manager & Sales GMF AeroAsia Lindung M. Manurung mengatakan memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh GMF dan Pacific Royale Airways mencakup perawatan di Base Maintenance dan Engineering Services. Pacific Royale juga berencana menyerahkan pengecatan dua unit pesawat A320 kepada GMF AeroAsia. “Kita juga tengah evaluasi untuk pemasangan In Flight Entertainment (IFE) dan Reconfigurasi,” katanya. (faa)

Discuss: KERJA SAMA STRATEGIS: Pacific Royale gandeng 5 perusahaan

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area