Bisnis Indonesia - Bisnis.com


KANDIDAT DK OJK: Persaingan tokoh Pasar Modal dan Pasar Uang

Large_06-rmt-bisnis-14bi2

Berita Terkait

JAKARTA: Panitia seleksi calon dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan peserta seleksi yang lolos tahap pertama. Sejumlah nama terkenal tampak dalam pengumuman itu dari mulai bankir, ekonom, regulator, akademisi hingga politisi.

Seleksi tahap pertama  ini merupakan penilaian administratif dimana setelah lulus calon DK OJK wajib mengikuti penilaian profil (profile assesment) dan seleksi kapabilitas. Terdapat 87 orang yang lulus dalam seleksi awal ini.

Ketua Pansel Dewan Komisioner OJK Agus DW Martowardojo mengatakan keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno pansel dewan komisioner OJK pada 17 Februari 2012. "Diputuskan 87 nama yang lulus seleksi tahap I," ujarnya dalam publikasi di Jakarta, hari ini.

Dengan hanya meloloskan 87 orang berarti tidak ada separuh dari 290 orang pendaftar. Semula ada 309 lamaran yang masuk, tetapi hanya 290 pendaftar yang memenuhi dokumen.

Agus mengutarakan seluruh peserta seleksi tahap II nantinya akan diselenggarakan pada 21--25 Februari 2012. Dengan adanya tenggang waktu itu, dia  meminta masyarakat turut berpartisipasi untuk menyampaikan masukan dan informasi terkait nama-nama peserta.

Berikut ini sejumlah nama yang lolos seleksi dewan komisioner OJK tahap pertama:

A. A. Ngurah Adnyana Dipta Achjar Iljas (mantan deputi gubernur BI), Achmad Sanusi Adler Haymans Manurung (analis pasar modal) Agus Muhammad (pejabat Kemenkeu) Ahmad Fuad (Bank Indonesia), Anggito Abimanyu (mantan ketua BKF), Chandra Martha Hamzah (mantan ketua KPK).

Selain itu, Chesna Fizetty Anwar, Deswandhy Agusman, Djoko Hendratto, Djoko Sarwono, Djoni Rolindrawan, Doddy Setyantoko Soewito, Edison Hulu, Endang Etty Merawati, Endang Kussulanjari, Tri Subari, Ending Fadjar.

Erry Firmansyah (mantan direktur BEI), Firdaus Djaelani (ketua LPS), Frans Y. Sahusilawane Hamud M. Balfas Handoyo Sudradjat, Hasan Zein Mahmud, Hekinus Manao, Heri Wahyu Setiyarso, Herry Daniel Pohan, I Wayan Agus Mertayasa (mantan wadirut Bank Mandiri), IGN Budi Sanjaya Ilya Avianti.

Iman Sugema (ekonom), Indra Safitri, Irene Hamidjaja Irwan Lubis (kepala biro BI), Isa Rachmatarwata (Bapepam LK), Iskandar Simorangkir (kepala Biro BI), Joni Swastanto (Bank Indonesia) Kasmin Pasaribu Kemal Azis Stamboel (DPR), Kusumaningtuti Sandriharmy, Soetiono Lana Soelistianingsih, Lilies Handayani, M. Achsin M. Noor Rachman Muchayat.

Muhamad Nadratuzzaman, Hosen Muhammad Gunawan, Yasni Mulabasa Hutabarat, Mulia Panusunan Nasution (Kemenkeu), Muliaman Darmansyah Hadad (Bank Indonesia), Mulya Effendi Siregar (Bank Indonesia) Nelson Tampubolon (Mantan pegawai BI), Ngalim Sawega Nurhaida (Bapepam LK), Ogi Prastomiyono (Bank Mandiri), Oni Syahroni Priatna Parikesit Suprapto (Kementerian BUMN).

Peter Benyamin Stok (Komisaris BNI), Purwantari Budiman (mantan pegawai BI), Rahmat Waluyanto (Kemenkeu), Rijani Tirtoso Riswinandi (Bank Mandiri), Robby Loho Robertus Bilitea Robinson Simbolon (Bapepam LK), S. Benny Pasaribu Sahala Lumban Gaol (Kementerian BUMN), Shalahuddin Haikal, Sidharta Utama, Sjahfiri Gaffar, Sri Hadiah Watie Stanislaus Say, Sudirman Sugeng Riyadi Sukarela Batunanggar (Bank Indonesia), Sulad Sri Hardanto, Suparwanto Sutito Sutrisno Iwantono (KPPU), Tarmiden Sitorus Tia Adityasih, Umar Juoro (Komisaris BII), Wimboh Santoso (Bank Indonesia) Yang Ahmad Rizal. (Bank Indonesia) Yanuar Rizky (ekonom) Yohanes Ronny Agandhi Yunus Husein (mantan PPATK) (tw)
 

Discuss: KANDIDAT DK OJK: Persaingan tokoh Pasar Modal dan Pasar Uang

Showing 1 - 2 of 2 comments

  • 8abea45b274b7e831bd81b9a4b5153a5.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Dina Risana

    Senin, 20 Februari 2012 | 14:34 WIB

    Asal yang paling OK aja yang menduduki kursi itu

  • 562a22fac128aba8fa5474bd6cc9017a.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Indri Aja

    Senin, 20 Februari 2012 | 14:28 WIB

    Walaaah, berebut gini... Kita tunggu aja, mana yang kuat

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area