Bisnis Indonesia - Bisnis.com


JELANG APEC 2013: RI jual konsep Ekonomi Biru

Large_photo

Berita Terkait

JAKARTA: Indonesia menggelindingkan konsep inisiatif Ekonomi Biru yang menjadi menjadi perhatian utama dari negara-negara pemilik wilayah laut yang merupakan mayoritas anggota Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).

Dirjen Asia Pasifik (Aspasaf) Kemlu sekaligus Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan tingkat pejabat tinggi (SOM) APEC, Yuri O. Thamrin mengemukakan bahwa konsep Ekonomi Biru merupakan sebuah kebutuhan bersama.

“Tidak hanya terkait dengan kepentingan Indonesia. Namun pasti menjadi concern utama dari negara-negara yang memiliki laut yang merupakan mayoritas anggota APEC,” ujarnya dalam sidang SOM APEC, di Moskow, akhir pekan lalu seperti dikutip dari rilis yang diterima Bisnis.

Usul Indonesia mendapat sambutan hangat dari seratusan delegasi yang memenuhi ruangan di tengah dinginnya suhu udara kota di ujung utara dunia, Moskow yang mencapai minus 31 derajat Celcius.

Yuri mengakui bahwa terminologi Ekonomi Biru memang bukanlah hal yang sama sekali baru karena sempat disebut-sebut dalam berbagai sidang internasional manajemen berkesinambungan dan melestarikan sumber-sumber kelautan. Tahun ini misalnya, “Blue Economy” menjadi
tema pada international Expo di Yeosu, Korea Selatan.

Meski demikian, dia menyebutkan bahwa terminologi dimaksud telah dibesut sedemikian rupa oleh tim APEC Indonesia sehingga memiliki makna yang lebih komprehensif salah satunya adalah kewajiban setiap negara untuk melakukan tindakan kongkrit terhadap manajemen kelautan
serta sumber-sumbernya.

Manajemen kelautan tersebut khususnya yang menyangkut dengan keamanan pangan (food security), perubahan iklim (climate change), pemberantasan pencurian ikan, kerjasama bidang riset dan pengembangan, serta peningkatan kesadaran atas isu-isu kelautan.(api)

Discuss: JELANG APEC 2013: RI jual konsep Ekonomi Biru

Showing 1 - 1 of 1 comments

  • Bb6ae9f259198dc89f43016073442141.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    indonesia Tenggelam

    Minggu, 19 Februari 2012 | 19:24 WIB

    Hehe banyak pulau indonesiamu sudah tenggelam akibat pemanasan global. Pengrusakan lingkungan akibat rakusnya bangsa monyet indonesia telah membawa petaka kehancuran negeri ini. Mau migrasi ke mana 200 juta pendudukmu? Bangsa kegelapan terkutuk indonesia akan dibinasakan.

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi

Most Read

Small_px002_627c_9

Chevron kena denda Rp165,24 triliun karena cemari Amazon

JAKARTA: Pengadilan banding Ekuador menguatkan putusan bahwa Chevron Corp harus membayar US$18 miliar (sekitar Rp165,24 trliun) atas tuduhan mencemari hutan Amazon dan merusak kesehatan masyarakat.   Hakim memerintahkan Chevron untuk membayar US$8,6 miliar  akibat kerusakan lingkungan Februari 2011, tapi jumlahnya lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar US$18 miliar karena Chevron tidak membuat permintaan maaf publik seperti yang dipersyaratkan oleh putusan awal.


Other area