ANCHORAGE, Alaska: Staf Texas dijadwalkan tiba di Alaska pada Kamis untuk mengontrol sumur eksplorasi milik North Slope yang meledak di kawasan itu.
Tidak ada pekerja yang terluka atau minyak yang tumpah di sumur dekat muara Sungai Colville ketika pengeboran mencapai sebuah titik gas alam sekitar 2.600 meter pada Rabu, memaksa rig masuk ke lumpur, ujar jurubicara Departemen Konservasi Lingkungan Alaska Ty Keltner mengatakan dalam sebuah rilis.
Sekitar 42.000 galon lumpur keluar dari pengeboran yang dilakukan pada lapisan kerikil yang tertutup salju tundra, katanya.
Pengeboran lumpur dan gas metana ditembak dari sumur melalui pipa pengalir, News Anchorage Daily melaporkan. Lumpur tambahan dipompa ke lubang bor dalam upaya untuk memampatkan kebocoran, tetapi lumpur tetap mengalir, kata Keltner.
Perusahan minyak Spanyol, Repsol, dievakuasi pekerja dari situs atas keprihatinan tentang gas metana.
Pada Rabu malam, Repsol melaporkan aliran gas tampaknya telah hampir berhenti dan lumpur pengeboran tidak lagi mengalir dari sumur, kata Keltner. Namun, sumur itu ternyata tidak terkendali.
Repsol telah mempekerjakan Wild Well Control Inc dari Houston untuk membantu mengendalikan sumur. Staf perusahaan dari Texas itu diperkirakan akan tiba Kamis. Setelah dikendalikan, North Alaska Slope akan mempekerjakan Alaska Clean Seas untuk mulai membersihkan lumpur. (AP/arh)

Showing 0 - 0 of 0 comments