Bisnis Indonesia - Bisnis.com


HEBOH POLISI GANTENG: Bripda Saeful Bahri ternyata jebolan pesantren

Large_saeful-ina-ction

Berita Terkait

JAKARTA: Kicauan warga Twitterland soal Polisi Ganteng Bripda Saeful Bahri makin santer dan nyaring, apalagi sang polisi yang dibicarakan belakangan kerap muncul di acara infotainment televisi.

 

Kicauan bahwa polisi ganteng itu ternyata lulusan pesantren diungkapkan pengguna twitter dengan akun @Firziebcr: "Polisi ganteng yg lg trending itu ternyata lulusan pesantren dan umurnya sepantaran sama gw..."

 

Namun, kicauan genit dari kaum hawa masih saja santer, diantaranya lestaFebryZainawie (@Tataismyname) "kepincut polisi ganteng !!! HHHHHHH.... perlu dtilang tiap hari kayaknya ^_^"

 

Namun tak hanya pujian yang terlontar, ungkapan sinis dan nyinyir juga diungkapkan warga Twitterland, seperti Larasati Nurputri @LarasNP, "Lebay" amat si polisi ganteng lah prasaan biasa" aj dasar Indonesia -__-" atau Lana Sagita @LanaSagita: "Get rid of bad habits! Heboh polisi ganteng!! ini lebay sekali wkwkkwk Sometimes I wish life had a retry button lol"

 

Heboh polisi ganteng bermula saat Ardy Wu dengan akun @ArdyWu mengunggah foto polisi tersebut pada 16 Februari pukul 14.00.

 

Dalam tweet-nya Ardy menuliskan “siapa yang mau ditangkap sama polisi ini?” yang seketika itu juga langsung disambar oleh berbagai retweet-an, termasuk artis Sherina Munaf yang disertai komentar dari mayoritas cewek.

 

Dalam foto itu disertai tulisan 'siapa yang mau ditangkap sama polisi ini'. Artis Sherina Munaf yang memiliki follower lebih dari 3 juta akun ikut memberikan komentarnya 'TILANG SAYA SEKARANG' katanya.(api)

 

>> BACA JUGA:

* Ini dia REKSADANA baru

* Ada Apa dengan BUMI RESOURCES?

* KANTONG MATA SBY: Presiden Sehat-sehat Saja

* Daftar 38 calon Komisioner OJK yang lolos uji kapabilitas

* ANGELINA SONDAKH, merek SEMPURNA!

 

*) Untuk membaca berita-berita dan memperoleh referensi terpercaya dari Bisnis Indonesia, silahkan klik epaper.bisnis.com. Anda juga bisa berlangganan epaper Bisnis Indonesia dengan register langsung ke Bisnis Indonesia edisi digital.

 

> TERPOPULER:

* Heboh tentara ganteng habis polisi ganteng muncul tentara ganteng

* Heboh polisi ganteng briptu eka frestya ikut komentar di twitterland

 

 

 

 

 

Discuss: HEBOH POLISI GANTENG: Bripda Saeful Bahri ternyata jebolan pesantren

Showing 1 - 5 of 31 comments

  • Be60a38efe48e843d6e194925eb53f76.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    fadli

    Kamis, 17 Mei 2012 | 20:05 WIB

    wwwwwoi bisa cari video yg baru tentang anak pesantren mesum

  • 590b3f5ed7f65139fb1085f4121baae3.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    bagos

    Senin, 07 Mei 2012 | 13:43 WIB

    ganteng sih saeful tp kok wece2 gitu ya he he,..polisi kok mellow gimana mo tangkep penjahat,...

  • C8ed12cd97677fd7226ffb5549d4b77f.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    puri

    Jum'at, 23 Maret 2012 | 11:37 WIB

    mnding jd police ajj... jgn mau kmewahan n ktenaran ajj... hrus brpikir k dpanx d saat k'saeful dah gk terknal lgii...

  • Dc940752027a0c12cd96fc3b1eda9aa6.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    ehm

    Selasa, 06 Maret 2012 | 20:53 WIB

    aku yang ganyeng biasa aza hemmm

  • 5eec493bbf8449141e16265f425b9a92.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Negara Maluku

    Kamis, 01 Maret 2012 | 19:33 WIB

    Dengan terbentuknya Negara Sumatra Negara Kalimantan Negara Bali Negara Sulawesi Negara Maluku maka : (1) Birokrasi semakin mudah dan cepat karena diproses di daerah negaranya masing-masing. (2) Kontrol semakin mudah karena perputaran uang berada didaerah otoritas negaranya. (3) Ekspor-Impor semakin lancar akurat dan mandiri untuk menjaga pasokan di daerahnya seperti pasokan energi minyak bumi gas alam serta bahan baku lainnya. (4) Gubernur-Gubernur akan menjadi Presiden-Presiden baru didaerah kekuasaannya masing-masing. (5) Militer dimasing-masing daerah akan mendukung daerahnya masing-masing untuk memerdekakan diri menjadi negara-negara ASEAN yang baru.

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area