Bisnis Indonesia - Bisnis.com


HARGA BBM: Terpaksa dinaikkan

Large_atk_2055

Berita Terkait

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi terpaksa dilakukannya karena terjadinya tren peningkatan harga minyak dunia yang dipicu konflik Iran, AS dan Uni Eropa.

Kepala Negara juga menyatakan keprihatinannya atas konflik sejumlah negara yang dilakukan tanpa memikirkan dampaknya bagi negara lain. Contohnya kejadian di Timur Tengah yang akhirnya membuat harga minyak melonjak.

"Harga BBM yang tadinya saya berpikir kalau ada solusi lain tidak perlu harus ada kenaikan, nampaknya harus kita tinjau kembali. Terpaksa, tetapi tentu ini akan  membawa selamatnya perekonomian kita di masa depan," kata Presiden Yudhoyono saat memberikan pengarahan pada peserta Raker Kemenlu dan Perwakilan Indonesia di Luar Negeri hari ini, 23 Februari 2012.

Apalagi, ujarnya, krisis ekonomi dunia berulangkali dirasakan. Krisis ekonomi pada 2008 di Amerika Serikat dan sejumlah negara di kawasan Eropa. Kemudian terjadi lagi krisis ekonomi pada 2011 yang melanda kawasan Eropa.

Disusul dengan kondisi geo politik di Afrika Utara dan Timur Tengah yang dirasakan  sekarang ini dan juga  beberapa saat lalu, serta adanya ketegangan antara Iran, AS, dan Uni Eropa.

"Ini salah satu contoh urusan geopolitik, urusan konflik, yang tidak melibatkan Indonesia. Saya kurang happy kalau negara-negara itu begitu saja melakukan sesuatu tanpa memikirkan bangsa lain," kata SBY. (tw)
 

Discuss: HARGA BBM: Terpaksa dinaikkan

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area