Bisnis Indonesia - Bisnis.com


HARGA BBM: Kompensasi uang tunai dan kupon transport dikaji

Large__mg_1246

Berita Terkait

JAKARTA: Pemerintah menyiapkan kajian program pemberian uang tunai dan kupon tiket transportasi umum bagi masyarakat menengah bawah terkait dengan rencana penaikan harga BBM.


Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan kajian soal penaikan harga BBM dan antisipasi dampaknya terhadap masyarakat kecil terus dilakukan menjelang 1 April.

"Kalau bisa awal Maret sudah maju. Presiden minta supaya prioritaskan kepentingan rakyat," katanya di Istana Presiden, hari ini (22/02).

Dalam hal ini, kajian itu akan dikomunikasikan dengan DPR sebelum disampaikan secara terbuka ke publik. Sebelumnya, Jero mengatakan dirinya diminta DPR untuk menyiapkan peta jalan atas tiga opsi yang akan diambil untuk kebijakan BBM.

Dalam hal ini, ungkapnya, pihaknya sedang menyiapkan peta jalan dari tiga opsi itu, yaitu konversi BBM ke BBG, mendorong pemakaian Pertamax dan menaikan harga BBM secara terbatas.

"Ada tiga opsi yang diminta oleh DPR kepada saya, selaku Menteri ESDM. Itu sedang disiapkan. Setelah itu, nanti ada raker dengan Komisi VII DPR," ujarnya.

Terkait dengan opsi itu, Menkeu Agus Martowardojo dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga mempersiapkan usulan APBNP 2012 yang nanti akan masuk pula ke DPR.

Menurut dia, opsi konversi BBM ke BBG menjadi opsi yang paling dulu diimplementasikan pada April sesuai dengan perkembangan opini dan suara masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, tuturnya, persiapan opsi pemakaian Pertamax dan penaikan harga BBM juga disiapkan sehingga kalau pada waktunya dilaksanakan sudah siap dari sisi pelaksanaannya. (ra)

Discuss: HARGA BBM: Kompensasi uang tunai dan kupon transport dikaji

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi

Most Read


Other area