Bisnis Indonesia - Bisnis.com


HARGA BBM: Kenaikan harga dinilai tepat

Large_copy_of_mrs_3425

Berita Terkait

JAKARTA: Pengamat Perminyakan Center for Petroleum Ecnomist Studies (CPES) Kurtubi menilai keputusan Presiden menaikkan harga BBM untuk mengendalikan subsidi merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, gejolak harga minyak dunia sampai saat ini masih belum bisa diredam.

 

 “Pembengkakan subsidi BBM sangat besar, saya setuju dengan opsi menaikkan harga,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini (22/02).
 

Untuk itu, dia mengimbau pemerintah segera merancang APBN Perubahan untuk mengubah klausul kebijakan pembatasan, dan membuka peluang kenaikan harga BBM. Pasalnya, dengan gejolak harga minyak dunia, harga Pertamax akan menyentuh level Rp10.000/ liter, ini akan sangat memberatkan masyarakat.

 

Kurtubi menyarankan pemerintah melakukan beberapa langkah pengendalian anggaran untuk bahan bakar minyak a.l menaikkan pendapatan negara dari sektor migas dengan berupaya keras mencapai target lifting 2012.

 

“Target lifting jangan malah diturunkan dalam APBN-P, tetapi harus tercapai karena harga minyak sedang naik-naiknya,” ujarnya.

 

Cara kedua, agar pendapatan migas meningkat, meyakinkan China untuk mengubah formula harga jual patokan minyak tidak lagi di level US$38/barel. Dengan begitu, pemasukan negara akan mencapai US$30 triliun.


Cara terakhir, cost recovery atau dana yang dibayarkan ke perusahaan minyak asing mencapai US$120 triliun per tahun, perlu dilakukan efisiensi. (ra)

Discuss: HARGA BBM: Kenaikan harga dinilai tepat

Showing 1 - 2 of 2 comments

  • 0d2768d13de0c52daa3ac229f8c0b320.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Dalius Yusuf SE

    Kamis, 23 Februari 2012 | 19:48 WIB

    Kebijakan tinggal kebijakan ,kita sebagai pelaku usaha mengharapkan pemerintah harus Mampu untuk mengkaji terlebih dahulu Secara konprehensif sebelum keputusan tersebut di finalkan,apalagi menyangkut mslh BBM ini sanggat n sanggat sensitif sekali karena sudah menjadi Trade Mark bila BBM naik General Komponen Semua akan terkoreksi Naik - Seperti Sebuah sistem yg sudah secara Otomatis Bila kode A yg di Update maka akan muncul B dan begitu lah Siklus Sistem Tata pemerintahan kita,kita berharaf kebijakan yg di buat mampu membuat sesuatu yang Seimbang dan tidak berat Sebelah dan kita percaya pengambil kebijakan masih memiliki sanak saudara yg kehidupannya untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka pun msh sulit...semoga setiap kebijakan mampu menghasilkan kemakmuran, Khususnya Ekonomi Mikro kita tetap berjalan dgn baik dan sentimen pasar segera dapat merespon dgn cepat apadan bagaimana yg harus di perbuat.Merdeka...

  • 0d2768d13de0c52daa3ac229f8c0b320.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Dalius Yusuf SE

    Kamis, 23 Februari 2012 | 19:32 WIB

    Kebijakan tinggal kebijakan ,kita sebagai pelaku usaha mengharapkan pemerintah harus Mampu untuk mengkaji terlebih dahulu Secara konprehensif sebelum keputusan tersebut di finalkan,apalagi menyangkut mslh BBM ini sanggat n sanggat sensitif sekali karena sudah menjadi Trade Mark bila BBM naik General Komponen Semua akan terkoreksi Naik - Seperti Sebuah sistem yg sudah secara Otomatis Bila kode A yg di Update maka akan muncul B dan begitu lah Siklus Sistem Tata pemerintahan kita,kita berharaf kebijakan yg di buat mampu membuat sesuatu yang Seimbang dan tidak berat Sebelah dan kita percaya pengambil kebijakan masih memiliki sanak saudara yg kehidupannya untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka pun msh sulit...semoga setiap kebijakan mampu menghasilkan kemakmuran, Khususnya Ekonomi Mikro kita tetap berjalan dgn baik dan sentimen pasar segera dapat merespon dgn cepat apadan bagaimana yg harus di perbuat.Merdeka...

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi

Most Read


Other area