Bisnis Indonesia - Bisnis.com


GOLKAR & DEMOKRAT tetap dijagokan pada pemilu 2014

Large_demokrat

Berita Terkait

 

JAKARTA: Partai Golkar dan Partai Demokrat sebagai partai tengah lebih berpeluang merebut simpati rakyat pada Pemilu 2014 di tengah meningkatnya kecenderungn masyarakat untuk tidak bersikap terhadap partai politik.
 
Demikian dikemukakan oleh pengamat politik Andrinov Chaniago mengomentari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertema  Perubahan politik 2014 : Trend Sentimen Pemilih pada Partai Politik hari ini. 
 
Survei yang dilakukan selama 1-12 Februari itu menyebutkan pemilih akan memilih Partai Golkar sebesar 15,5%, Demokrat 13,7%, dan PDIP 13,6% kalau Pemilu diadakan saat survei dilakukan.
 
Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesai tersebut, masih sulit untuk memprediksi parpol mana yang akan memenangkan Pemilu 2014 di antara kedua parpol tersebut mengingat survei yang diadakan masih jauh dari hari pemilihan. Andrinov menyebutkan partai yang mengusung Soekarnoisme seperti PDIP akan cenderung stagnan dengan jumlah pemilih yang loyal sehingga akan sulit untuk berada pada peringkat pertama.
 
“Golkar dan Demokrat diperkirakan akan bersaing ketat pada 2014 di tengah kesulitan masyarakat menemukan partai yang bisa dipercaya,” ujarnya ketika dihubungi hari ini. 
 
Namun yang menarik, ujar Andrinov, penurunan elektabilitas dari salah satu di antara tiga besar parpol tersebut cenderung tidak menaikkan popularitas dua parpol lainnya.
 
Menurutnya, kalau Partai Hanura sebagai partai tengah lainnya jeli melihat persaingan itu maka bukan tidak mungkin partai tersebut akan mampu menarik suara dari Golkar maupun Demokrat. Hanya saja Andrinov mengatakan Hanura harus kerja keras dengan memperbaiki citranya di mata masyarakat di tengah tingginya sikap apatis dan menunggu dari masyarakat terhadap parpol.
 
Menurutnya, selain inkonsistensi parpol  dalam membela kepentingan rakyat, kegagalan parpol memperbaiki citranya menjadi partai yang bersih membuat masyarakat tidak tertarik untuk menjatuhkan pilihannya. Namun demikian Andrinov mengatakan kondisi parpol yang kurang mendapat simpati masyarakat saat ini bukan berarati masyarakat akan kembali merindukan Partai Golkar yang dulunya mampu mengawal stabilitas pemerintahan.
 
“Masyarakat masih tetap menginginkan demokrasi, parpol yang bersih dan membela kepentingan rakyat,” ujarnya.
 
Dalam survei yang dilakukan LSI, Partai Demokrat mengalami penurunan signifikan dalam elektabilitas partai. Elektabilitas Demokrat turun signifikan dibandingkan pada pemilu 2009 dari 21% menjadi 13,7%, kata Peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi.
 
Sementara dukungan untuk Golkar dan PDIP tidak menunjukkan perubahan berarti tetap di angka sekitar margin of error hasil pemilu. Menurutnya, partai-partai menengah juga tidak mengalami perubahan berarti kecuali pada Hanura dan PKS yang mengalami penurunan suara berarti pada survei terakhir.
 
"Untuk sementara ada indikasi bahwa sebagian besar partai mengalami kemandegan dukungan pemilih dan sebagian yang lain mengalami penurunan," ujarnya. (sut)

Discuss: GOLKAR & DEMOKRAT tetap dijagokan pada pemilu 2014

Showing 1 - 1 of 1 comments

  • 8c8e1eb6ac2693eef7d4fb8f3a6db90f.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Yunus barande

    Kamis, 08 Maret 2012 | 18:41 WIB

    Menrut pendapat saya partai demokrat tidak akan mendapat simpati lagi di Pemilu 2014 rakyat akan muak dengan kelakuan partai demokrat saatini. Kalau perlu kita boikot pemilu 2014 kalau masih anggota2 DPR yang sekarang ada nama 2014, ok.

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area