Bisnis Indonesia - Bisnis.com


GLOBAL LAND tambah porsi saham di Plaza Indonesia

Large_img_8804

Berita Terkait

 

JAKARTA: PT Global Land Development Tbk, pengembang properti yang dikendalikan oleh Hary Tanoesudibjo, mengucurkan dana senilai Rp36,1 miliar untuk menambah kepemilikannya di PT Plaza Indonesia Realty Tbk.
 
Direktur Global Land Daniel Yuwono mengatakan penambahan kepemilikan saham dilakukan perseroan melihat prospek bisnis pengembang hotel dan pusat perbelanjaan tersebut masih menjanjikan dalam beberapa waktu mendatang.
 
“Kami melihat bahwa portofolio bisnis Plaza Indonesia memiliki prospek yang baik ke depannya, mengingat permintaan akan hotel dan pusat perbelanjaan semakin besar,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.
 
Daniel mengungkapkan perseroan telah membeli saham Plaza Indonesia sebanyak 23,75 juta lembar dengan harga transaksi sekitar Rp1.520 per saham pada 3 Februari lalu. Pembelian saham, tuturnya dilakukan melalui pasar.
 
Dengan adanya peningkatan penyertaan saham tersebut, lanjutnya maka kini Global Land memiliki porsi saham sebesar 25,32% atau sebanyak 898,88 juta lembar saham di Plaza Indonesia.
“Sebelumnya, kami memiliki porsi sekitar 24,6% saham di sana,” terangnya.
 
Daniel menuturkan setelah penambahan kepemilikan saham, maka kontribusi Plaza Indonesia terhadap pendapatan konsolidasi perseroan juga akan meningkat menjadi sekitar 20% pada tahun ini.
 
Pendapatan sewa berulang (recurring income) perseroan juga diharapkan tumbuh pada tahun ini, mengingat bisnis utama Plaza Indonesia adalah hotel dan pusat perbelanjaan. Dia menjelaskan dana pembelian saham diperoleh perseroan dari kas internal. 
 
Selama periode sembilan bulan pertama tahun lalu, Global Land membukukan laba bersih sebesar Rp27,62 miliar atau turun 53,25% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp59,08 miliar.
 
Meski demikian, pendapatan perseroan tetap tumbuh 17,81% menjadi Rp58,66 miliar dari semula Rp49,79 miliar. Daniel masih enggan mengungkapkan realisasi kinerja sepanjang tahun lalu, tetapi dia memperkirakan pertumbuhan sekitar 20% pada tahun ini.
 
“Biasanya, tiap tahun kinerja kami bisa tumbuh sekitar 20%, jadi tahun ini kami harapkan juga terjadi pertumbuhan sekitar itu,” ucap Daniel.
 
Terkait dengan proyek Lombok, Daniel menjelaskan saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap finalisasi desain dan diharapkan pembangunan fase pertama dapat dimulai pada tahun ini. 
 
Meski masih enggan mengungkapkan total nilai investasi dari proyek tersebut, menurut dia pada tahun ini perseroan akan mengucurkan sekitar Rp500 miliar untuk tahap awal pembangunan proyek.
 
Seperti diketahui, Global Land berencana untuk melakukan ekspansi ke bisnis hotel dan proyek properti di Lombok di atas lahan seluas 400 hektare di sana. Rencananya lahan tersebut akan dikembangkan menjadi resort internasional yang terdiri dari hotel, lapangan golf, taman rekreasi, taman bawah laut, dan hunian.
 
Daniel memaparkan proyek Lombok tersebut akan berlangsung dalam waktu yang lama, sekitar 10 tahun ke depan, mengingat daerah tersebut masih belum banyak terjamah dan membutuhkan pembangunan infrastruktur yang lebih lengkap.
 
“Proyek Lombok ini bukan proyek yang bisa selesai dalam waktu satu atau dua tahun, tetapi bisa sampai 10 tahun, karena lahan yang akan kami kembangkan cukup besar dan infrastruktur di sana belum begitu baik,” tuturnya. (sut)

Discuss: GLOBAL LAND tambah porsi saham di Plaza Indonesia

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area