Bisnis Indonesia - Bisnis.com


GAJI GURU: Masih ada pengajar honorer yang digaji Rp100.000 per bulan

Large_eries-guru

Berita Terkait

 

JAKARTA:  Gaji guru honorer ternyata ada yang hanya antara rp50 ribu hingga rp200 ribu perbulan.

 

"Gaji saya cuma rp100 ribu," kata Suminto, guru honorer dari Sekolah Dasar Watung Gede, Kediri, Jawa Timur.

 

Suminto mengaku pernah merasakan gaji sebesar Rp50.000 per bulan selama 4 tahun (2004-2008). Lalu gajinya naik menjadi 100.000.  "Apa cukup untuk menghidupkan anak istri," katanya.

 

Tidak beda jauh, Suhanti yang sudah bekerja selama 13 tahun sebagai penjaga di Sekolah Dasar Negeri Tayem 2, Karang Pucung, Cilacap, hanya digaji Rp150.000.  "Makan saja susah" kata bapak tiga anak itu.

 

Suminto dan Suhanti merupakan sebagian dari ratusan peserta unjuk rasa di depan Istana Merdeka pada hari Senin. Mereka menuntut pengesahan rancangan peraturan pemerintah tentang pengangkatan guru honorer.

 

Menurut Sekretaris Jenderal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sahiri Hermawan, gaji guru honorer tidak layak. Gaji mereka, katanya, bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Gaji mereka paling tinggi Rp200.000. Mereka merasa dikucilkan," katanya.

 

Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengancam akan tetap bertahan hingga PP tentang pengangkatan gaji honorer tersebut disahkan. "Kami adalah PNS, pegawai  tanpa status!" teriak salah satu pengunjuk rasa.
(Antara/ea)

Discuss: GAJI GURU: Masih ada pengajar honorer yang digaji Rp100.000 per bulan

Showing 1 - 2 of 2 comments

  • 62ee476924e3009aac91e2d3886c0b4d.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Qiela

    Senin, 20 Februari 2012 | 16:57 WIB

    memang benar gaji honorer memang sebesar itu, dari beberapa sekolah yang saya kunjungi gaji meraka Rp. 100.000,-, Rp. 150.000,- Rp. 200.000, dan paling tinggi Rp. 350.000,- jelas dengan gaji tersebut kemampuan untuk hidp layak para guru honorer amatlah jauh, apa lagi jika membiayai anaknya sekolah, maka sungguh ironis, pekerjaannya mencerdaskan anak-anak negeri ini sungguh mulia, namun dia sendiri tak mampu memenuhi kebutuhan dirinya bahkan anaknya sendiri untuk bisa mendapatkan pendidikan dan penghidupan yang layak. lebih ironis lagi bila di bandingkan dengan anggota DPR yang cenderung menghamburkan uang negara untuk sesuatu yang tidak jelas, bahkan banyak oknum yang terlibat dalam rangka memeperkaya diri sedangkan di negeri ini ribuan orang masih menunggu untuk bisa hidup layak... memprihatinkan..

  • 860c1f84b9218bcba731d3e91a297f1b.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    Rusdi Kurniawan

    Senin, 20 Februari 2012 | 14:36 WIB

    Turut berduka. Semoga gaji guru bisa lebih diperhatikan ya

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area