Bisnis Indonesia - Bisnis.com


FIESTA: Apresiasi untuk Ramli

Large_ramli

Berita Terkait

Museum Tekstil Jakarta yang terletak di kawasan padat lalu lintas di kawasan Jl. KS Tubun, Jakarta Pusat, itu tampil lebih semarak dari hari biasa. Tamunya juga ramai. Pasalnya, Museum Tekstil dan beberapa pihak memberikan apresiasi kepada perancang mode Ramli untuk menyelenggarakan pameran dan peragaan busana yang bertajuk Ekspresi Ramli dalam 36 Tahun Berkarya.

Perancang mode dengan nama lengkap Ramli Sarwi Gozali Kartowidjojo itu mempunyai dedikasi tinggi untuk melestarikan dan mengembangkan wastra (kain) Indonesia. Rancangannya tidak hanya dikenal di dalam negeri, namun juga di luar negeri untuk mempromosikan budaya Indonesia melalui busana.

Pameran yang berlangsung selama beberapa hari itu juga disemarakkan dengan peragaan busana yang setiap kali peragaan menampilkan tema berbeda. Selain itu, pada kesempatan tersebut juga menampilkan produk UKM hasil binaan Ramli.

Ramli yang mendapatkan penghargaan Upakarti pada 1990 dari mantan Presiden Soeharto itu sudah terkenal dengan trade mark karyanya yaitu berupa batik, bordir dan sulam. Dia memamerkan kain-kain hasil pengembangan antara lain batik Madura, Betawi, Cirebon, Yogyakarta, Lampung, dan Kabupaten Anambas, Provinsi Kep. Riau.

Kreasi Ramli terlihat dari pengolahan motif, warna, dan ukuran yang tanpa meningggalkan karakter dari daerah asalnya. Sebagian dia menggunakan bahan-bahan modern. Ramli juga menampilkan duplikasi kain tenun cual tarempa yang sudah mulai punah dari Kabupaten Anambas.

Kain yang dipamerkan itu dapat berupa kain panjang, selendang lebar, stelan kain sarung dan selendang, kebaya encim, dan busana modern yang merupakan perpaduan blus dan rok panjang yang lebar.

"Saya bersemangat kalau berkarya dan mendapatkan dukungan dari teman-teman," kata Ramli.

Setelah peragaan busana selesai, para undangan memperhatikan satu per satu karya Ramli yang dipamerkan di museum tersebut. Para pecinta mode dan kain Indonesia itu pun berebut untuk mendapatkan buku Ramli yang berisi tentang perjalanan karir sang perancang busana kesohor itu. Dengan merogoh kocek Rp100.000, mereka dapat membawa buku yang dilengkapi dengan foto-foto koleksi terbarunya.

Banyak orang yang mengagumi karya Ramli. Misalnya, Ketua Bidang Pengembangan Budaya, Yayasan Batik Indonesia, Tumbu Ramelan, yang sangat mengagumi semangat Ramli yang konsisten melestarikan budaya Indonesia melalui fashion. Ramli dinilai konsisten dengan batik, bordir dan sulam.

Tumbu, yang juga Kepala Galeri Batik Museum Tekstil, mengakui suka dengan karya Ramli yang menggabungkan batik bersama bordir, sulam, atau prada, karena dapat memberikan nilai tambah pada batik.

Kain batik itu ada yang diolahnya dalam bentuk blus, rok, celana pipa, jaket blazer, stelan kain dan selendang lebar, rok panjang dengan gunting payung, setelan kain dan kebaya.

Kepala Museum Tekstil Jakarta Indra Riawan mengatakan penyelenggraan pameran tersebut merupakan apresiasi terhadap kepedulian Ramli pada tekstil warisan budaya Indonesia dengan diaplikasikan dalam rancangan baju siap pakai, namun tetap menjaga nilai-nilai luhur ciri pakaian perempuan Indonesia.

Pameran tersebut, katanya, mengajak masyarakat untuk meneladani kecintaan dan kepedulian Ramli terhadap tekstil tradisional Indonesia dengan menampilkan karya-karyanya yang mengilhami betapa kaya budaya Indonesia. (reh/tw)
 

Discuss: FIESTA: Apresiasi untuk Ramli

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi

Most Read

Small_rancangan_valentino23d

TREN BUSANA 2012: Feminin dan seksi ala Valentino

JAKARTA: Perancang mode senior Valentino Napitupulu, 49,  pada tahun ini meluncurkan busana kerja wanita bersiluet ramping yang memberi kesan feminin dan seksi dengan pilihan warna-warna netral.   Seluet busana kerja, kata Valentino, yang memiliki multitalenta merancang gaun pengantin modern, busana pesta, kebaya modern, tenun songket Toba dan busana kerja itu, banyak menampilkan  siluet I , A dan S dengan kesan seksi dan feminin.


Other area