Bisnis Indonesia - Bisnis.com


EKSPANSI USAHA: Bhakti Coal Resources incar 3 tambang batu bara

Large_batu_bara__26_

Berita Terkait

JAKARTA: PT Bhakti Coal Resources, perusahaan tambang afiliasi PT Bhakti Investama Tbk, memperkirakan akuisisi tambang batu bara baru sebanyak dua hingga tiga tambang pada tahun ini.

Direktur Oil and Gas Bhakti Coal Budiono mengungkapkan tambang batu bara yang diincar oleh perseroan tersebut harus memenuhi kualifikasi jumlah cadangan batu bara yang ditetapkan.

“Untuk batu bara kalori menengah, cadangannya hingga 30 juta ton dan untuk kalori rendah antara 20 juta ton-30 juta ton. Dana investasinya saya belum tahu,” ujarnya hari ini Rabu 22 Februari 2012.

Budiono mengatakan saat ini Bhakti Investama memang tengah menggenjot penambahan kepemilikan konsesi tambang. Perseroan, paparnya menargetkan mampu memiliki total cadangan batu bara hingga mencapai 500 juta ton.

Dia menuturkan pihaknya sangat terbuka jika ada peluang untuk mengambil alih tambang-tambang batu bara, selama ada penawaran yang baik dan dengan jumlah cadangan batu bara yang memadai.

Saat ini Bhakti Investama memiliki sembilan lahan tambang di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur. Dari jumlah itu, menurut Budiono baru dua tambang yang berproduksi, yakni masing-masing sebanyak 600.000 ton per tahun.

Menurut dia, pada tahun ini perseroan menargetkan empat tambang di Sumatera Selatan dapat mulai berproduksi. Jika sembilan konsesi lahan batu bara efektif berproduksi, ujarnya maka produksi batu bara perseroan akan mencapai 4 juta ton per tahun.

Dia optimistis dapat memenuhi target tersebut, mengingat konsumsi batu bara kalori rendah dan menengah masih sangat tinggi, terutama untuk pembangkit listrik dan keperluan energi panas lainnya.

Untuk mendukung kegiatan operasional pertambangan tahun ini, Budiono menjelaskan perseroan akan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/ capex) sebesar US$30 juta atau setara Rp271,59 miliar.

Dia menjabarkan nantinya dana capex akan digunakan perseroan untuk aktivitas pertambangan yang sudah ada, persiapan eksploitasi dua lahan tambang, dan eksplorasi lapangan migas di Papua.

Untuk lapangan migas, tuturnya saat ini masih dalam proses eksplorasi dan direncanakan dapat memasuki tahap uji seismik dalam waktu dekat. Menurut dia, masih belum dapat diproyeksikan kapan lapangan migas tersebut dapat berproduksi.

Untuk kontrak batu bara, Budiono mengungkapkan saat ini perseroan telah mengantongi kontrak penjualan sebesar 150.000 ton per bulan atau mencapai 1,8 juta ton per tahun. Sebagian besar produksi batu bara perseroan, ujarnya akan dipasarkan ke luar atau ekspor.

“Selama ini pelanggan tetap kami adalah China, Korea Selatan, dan India. Ke depannya, kami rasa masih dari tiga negara itu juga,” ungkapnya. (faa)

Discuss: EKSPANSI USAHA: Bhakti Coal Resources incar 3 tambang batu bara

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area