SURABAYA: PT Bank BRI Syariah cabang Surabaya menargetkan dana pihak ketiga pada 2012 mencapai Rp1 triliun, naik 11% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Mulyatno Rachmanto, Kepala Cabang BRI Syariah Surabaya, mengatakan tahun ini pihaknya akan berfokus pada penghimpunan dana murah dalam bentuk tabungan dan giro untuk mencapai target tersebut.
"Jika tahun lalu DPK kami Rp900 miliar, dengan komposisi dana murah hanya 30% sementara deposito 70%, maka diharapkan tahun ini kontribusi dana murah itu naik menjadi 40%," katanya kepada Bisnis, hari ini, 15 Januari 2012.
Untuk itu, tambah Mulyatno, tahun ini akan ada sejumlah ekspansi kantor cabang, yang salah satunya ke Mojokerto. Saat ini, terdapat 27 jaringan atm BRI Syariah di Jawa Timur.
Selain itu, dia menuturkan, anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu akan memperbanyak kerjasama dengan berbagai institusi, untuk memacu penghimpunan dana murah dan penyaluran pembiayaan.
"Yang pasti, tahun ini kami akan memanfaatkan semua sumber daya yang ada, baik DPK maupun pembiayaan," tegasnya.
Posisi outstanding pembiayaan BRIS Surabaya pada 2011 menyentuh angka Rp600 miliar. Dari jumlah itu kredit konsumer yang mencakup KPR menyumbang Rp165 miliar, kredit mikro Rp110 miliar, dan kredit komersial Rp100 miliar.
Sedangkan pembiayaan gadai emas memberi kontribusi sebesar Rp98 miliar, dan kredit ritel Rp63 miliar. Tahun ini diprediksi penyaluran pembiayaan akan mencapai Rp1 triliun, atau naik 66% dibandingkan dengan penyaluran tahun lalu. Rasio pembiayaan bermasalah (non performance financing/NPF) hingga akhir Desember 2011 sekitar 2%. (Faa)
Showing 1 - 2 of 2 comments